BREAKING NEWS

Nasional

Jawa Barat

Berita KPK

Selasa, 12 Desember 2017

Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan Bebas Dari Jeratan Hukum

TIPIKORNEWS.COM - Sudah menjadi rahasia umum kalau oknum anggota polisi atau oknum pejabat yang melakukan pelanggaran hukum sulit untuk disentuh hukum. Tapi kalau rakyat kecil yang melanggar hukum tidak ada kompromi dan pasti segera ditindak lanjuti apa lagi kalau korbannya seorang pejabat atau aparat.

Apakah hukum itu sendiri memang begitu, atau hanya oknum penegak hukumnya saja yang bermain-main dalam menegakkan hukum, sehingga terkesan tebang pilih dalam penegakan hukum.

Hal ini terungkap atas kejadian yang menimpa saudara RE (36) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Lampung Selatan sekitar sembilan bulan yang lalu, tepatnya pada bulan April 2017, telah terjadi panganiayaan yang diduga dilakukan oleh RH (35) oknum anggota polisi dari polsek Teluk Betung Utara Bandar Lampung.

Kejadian penganiayaan itu sendiri telah di laporkan korban ke Polresta Bandar Lampung pada 23/04/17 dengan Nomor : LP/B/2282/IV/2017/LPG/RESTA BALAM, namun sampai berita ini diturunkan terlapor justru belum diproses.

Dari data yang di himpun wartawan tipikornews.com di lapangan berselang empat bulan setelah dirinya (RK) dilaporkan oleh (RE) lalu yang diduga pihak pelaku penganiaya (RK) membuat perkara tandingan dengan melaporkan korban penganiayaan (RE) ke Polresta Badar Lampung pada bulan Juli 2017 yang lalu dengan perkara yang di tuduhkan melanggar pasal 284 KUH Pidana.

Yang patut dipertanyakan mengapa perkara pasal 284 KUH Pidana yang dilaporkan RK pada bulan Juli 2017 justru telah naik ke tahap persidangan bahkan pada hari Senin 11/12/2017 sudah memasuki masa sidang ke lima yang terlapornya tak lain adalah RE, korban dari penganiayaan RK yang laporannya sudah masuk ke Polresta Bandar Lampung April 2017 sembilan bulan yang lalu namun prosesnya sampai hari ini tidak jelas.

Alimuktamar Ketua Wilter Lampung LSM GMBI yang didampingi Yantoro, SH Ketua LBH GMBI bersama beberapa perwakilan dari Lampung Selatan, Tengah Timur, Utara, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran dan puluhan anggota dari Kota Bandar Lampung lainnya yang hadir pada hari senin kemarin rencananya akan melakukan pergerakan ke Polresta Bandar Lampung, saat ditemui di Kantor mereka di Jalan Nusantara No.40 Labuhan Ratu Raya Bandar Lampung, Alimuktamar mengungkapkan kekecewaannya atas kinerja pihak kepolisian khususnya Polresta Bandar Lampung atas penanganan kasus penganiayaan yang diduga di lakukan oleh (RK) oknum polisi terhadap (RE) hingga hari ini belum ada ke jelasan.

Menurut Ali tadinya mereka akan mengerahkan anggotanya untuk melakukan pergerakan namun rencana itu batal setelah dirinya ditemui oleh AKBP Beny Kasubdid Sosbud Polda Lampung, bahwa pihak Polda minta waktu sampai hari Sabtu mendatang, apa bila sampai batas waktu yang diminta mereka masih belum ada kejelasan, dirinya mempersilahkan ada pergerakan (Kasubdid Sosbud - red)

Sementara Yantoro, SH Ketua LBH GMBI, baru sebulan perkara ini di kuasakan pada Lembaga kami dan pihaknya berjanji akan melakukan pendampingan pada perkara yang dialami klaen mereka hingga tuntas. Pewarta (Sai)

Densus 88 Tangkap Dan Bawa Pulang WNI Terduga Teroris Dari Malaysia

TIPIKORNEWS.COM - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri berencana akan membawa warga negara Indonesia (WNI) yand ditangkap di Malaysia terduga terkait kasus terorisme ke Markas Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada hari ini, Selasa (12/12).

Dari informasi yang diperoleh, WNI inisial HN, disebutkan oleh kepolisian pernah terdaftar sebagai pemberi ide kepada perakit bom panci yang meledak di Sekejati, Kota Bandung Jawa Barat yakni AW.

Disebutkan bahwa HN memberikan ide agar AW melakukan serangan teror di tiga lokasi yang berbeda di Kota Bandung, diantaranya Cafe Bali di Jalan Braga, Rumah Makan Celengan di Astana Anyar, dan sebuah gereja di kawasan Buah Batu, Bandung.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, hingga saat ini belum bersedia membeberkan nama WNI terduga teroris yang ditangkan di Malaysia tersebut. Ia menyebutkan memahami secara detail kasus dugaan terorisme yang ada kaitannya dengan sosok tersebut.

Kapolri juga menyebutkan, penangkapan dilakukan Sabtu (9/12) dan telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Malaysia terkait langkah yang diambil untuk mendeportasi WNI terduga teroris ini.

"Mereka siap untuk mendeportasi ke Indonesia. Kaitan dangan kasus yang di kita (Indonesia)," ucap Jenderal Pol. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D,di Mabes Polri, Selasa (12/12). (tn/sumber:multimedianews.polri.go.id)

Program Prioritas TNI Kedepan adalah Pengembangan SDM

TIPIKORNEWS.COM - Salah satu program prioritas TNI kedepan adalah melakukan pengembangan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit yang berbasis kompetensi, untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme yang mampu menghadapi tuntutan perkembangan teknologi.

“Beberapa fokus kegiatan meliputi impelementasi proses rekrutmen yang bersih, transparan, humanis dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 66 Perwira Tinggi TNI, bertempat di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (12/12/2017).

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa program prioritas TNI tersebut yaitu menciptakan pendidikan dan latihan yang bersifat kritis, adaptif, analitis, dan diskursif. “Ini semua menyesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan penugasan serta mengembangkan dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan TNI yang bersifat integratif dalam berbagai pengembangan umum,” ujarnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa pada sisi kesejahteraan, secara garis besar akan berorientasi pada peningkatan kinerja dan akuntabilitas organisasi untuk mencapai remunerasi secara bertahap sampai dengan 100%, termasuk peningkatan uang lauk pauk prajurit serta pemenuhan perlengkapan perorangan.

“Hal lainnya adalah menjamin ketersediaan perumahan dinas dan kemudahan akses pendidikan serta kesehatan bagi prajurit dan keluarganya. Jaminan dan peningkatan kesejahteraan prajurit TNI beserta keluarganya, tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Disisi lain sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kepercayaan rakyat kepada TNI akan semakin tinggi, bila TNI mampu membuktikan diri dapat membantu penyelesaian dan terlibat langsung dalam berbagai persoalan bangsa. “Bagi TNI apapun tugas yang menyangkut persoalan bangsa merupakan panggilan tugas dan pengabdian,” tegasnya.

Panglima TNI menuturkan bahwa sekecil apapun langkah dan tindakan kita (TNI), bila berhasil mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, sudah pasti kepercayaan rakyat kepada TNI tidak akan pernah surut. “Kepercayaan itu harus kita bangun dan jaga dengan baik sebagaimana kesetiaan kita dalam menjaga keutuhan bangsa dan Negara,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan bentuk penghargaan dari pimpinan atas nama negara terhadap prestasi yang telah dicapai oleh seseorang, sehingga diharapkan akan dapat memotivasi perwira yang lain untuk meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. “Kriteria untuk mencapai pangkat Perwira Tinggi harus adanya capaian keberhasilan dalam melaksanakan tugas sehingga reputasi individu dan satuan diakui dan pantas diapresiasi. Dari situ kemudian mengalir penghargaan sekaligus kehormatan untuk menyandang pangkat Perwira Tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang tidak semakin ringan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memerintahkan kepada para Perwira Tinggi yang saat ini mendapatkan kenaikan pangkat dan memimpin unit-unit kerja terkait, untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdas, inovatif dan produktif guna disampaikan kepada Pimpinan TNI, terutama yang terkait dengan percepatan penguatan peran dan tugas pokok TNI untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Adapun 66 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang melaksanakan Laporan Korps Kenaikan Pangkat, terdiri dari 34 Pati TNI AD, yaitu Letjen TNI Tatang Sulaiman (Wakasad), Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han) (Danpuspenerbad), Mayjen TNI Eko Margiyono, M.A., (Gubernur Akmil), Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad (Aspam Kasad), Mayjen TNI Supartodi., S.E. (Aster Kasad), Mayjen TNI Zainal Arifin, S.I.P. (Kasatwas Unhan), Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah (Kapuspen TNI), Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P. (Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/ BB), Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. (Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB), Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (Wadanpussenif Kodiklat TNI AD), Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos. (Danpusintelad), Brigjen TNI Kartiko Wardani (Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan), Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P. (Kapusjaspermildas), Brigjen TNI Joseph Robert Giri, S.I.P., M.Si. (Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk), Brigjen TNI Sulendra, S.H. (Direktur Hukum pada Deputi Bid Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla), Brigjen TNI R. Bambang Heru S., S.I.P., (Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan), Brigjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S. (Ka Medik RSPAD GS Puskesad), Brigjen TNI Marrahmat, S.I.P., M.Tr.(Han) (Kapus BMN Baranahan Kemhan), Brigjen TNI Sunari, S.H., M.Si., M.M. (Kabinda Sumatera Barat BIN), Brigjen TNI Rudi Supriyanto (Kabinda Kalimantan Utara BIN), Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, S.H. (Kabinda Aceh BIN), Brigjen TNI Lukmanul Khaqim (Kabinda Jawa Timur BIN), Brigjen TNI Deni Dadang Ahmad R., S.Sos., M.Si. (Han) (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan), Brigjen TNI Khairully (Kabinda Gorontalo BIN), Brigjen TNI Hendrasto Joko Saksono, S.E. (Dirfasjas Ditjen Kuathan Kemhan), Brigjen TNI Syarifudin Harahap, S.H. (Dirbinjemen Sesko TNI), Brigjen TNI Drs. Wibisono Puspito Hadi, M.Sc., M.Si. (Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unhan), Brigjen TNI Sugeng, S.H. (Bandep Lingkungan Strategi Internasional Setjen Wantannas), Brigjen TNI Achmad Said, S.Sos. (Pa Sahli Tk. II Bid. Wassus Sahli Bid. Wassus & LH Panglima TNI), Brigjen TNI Steverly Christmas P. (Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Brigjen TNI Purnomo Sidi, S.I.P., M.H. (Asdep Koord. Otonomi Khusus Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Drs. Abdul Shamad S., M.Sc. (Bandep Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantannas), Brigjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H. (Kapusdiklat BIN) dan Brigjen TNI Suparjo (Asdep Koord. Kekuatan, Kemampuan dan Kerjasama Pertahanan Kemenko Polhukam).

19 Pati TNI AL yaitu, Laksdya TNI Siwi Sukma Adji, S.E. (Danjen Akademi TNI), Laksda TNI Supriatno Irawan, S.E. (Aspam Kasal), Laksda TNI Lutfi Syaefullah, S.H., M.M. (Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI), Laksda TNI Semi Djoni Putra (Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla), Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. (Pangarmatim), Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. (Pangkolinlamil), Laksda TNI Sulistiyanto, S.E., M.Sc., P.S.C. (Danseskoal) Laksma TNI Agus Hariadi (Danguskamlatim), Laksma TNI Jaya Darmawan (Asdep, Koord Kewaspadaan Nasional Kemenko Polhukam), Laksma TNI Eko Murwanto, S.Sos. (Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla), Brigjen TNI (Mar) Markos (Dansatsiber TNI), Brigjen TNI (Mar) Edi Djatmiko, S.Sos. (Sekretaris Deputi pada Deputi Bid. Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam), Laksma TNI Angkasa Dipua, S.E. ,M.M. (Kadispamal), Laksma TNI drg. R. Indra Primadya, M.A.P. (Kaladokgi REM Diskesal), Laksma TNI Dwika Tjahya Setiawan (Danpuspenerbal), Laksma TNI Budi Kalimantoro (Dirjen Kodiklatal), Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. (Direktur Strategi Keamanan Laut pada Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla), Laksma TNI Sri Yanto, S.T. (Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan) dan Laksma TNI Agus Supriadi (Diminlakgar Ditjen Renhan Kemhan).

13 Pati TNI AU yaitu, Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. (Wakasau), Marsda TNI Chairil Anwar (Dankodiklatau), Marsda TNI Emir Panji Dermawan, S.Sos. (Deputi Bid. Pengembangan Setjen Wantannas), Marsda TNI Andi Pahril Pawi (Sahli Bid. Hankam BIN), Marsma TNI Agung Heru Santoso (Kadislambangjaau), Marsma TNI F. Indrajaya, S.E., M.M. (Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Emanuel Sugiharto (Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem), Marsma TNI Bambang Nurwicahyo (Direktur Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Siber BIN), Marsma TNI Hanafi, S.Sos., M.Si. (Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Kris Budiantoro (Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), Marsma TNI Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP. (Kalakespra Saryanto), Marsma TNI I Wayan Sulaba (Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam) dan Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, S.I.P. Karopam Setmilpres Kemensetneg). (TNKabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H)

Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018 akan Dijaga 54 Ribu Personel Polri

TIPIKORNEWS.COM - Polri berkomitmen akan menjaga jalannya Natal dan Tahun Baru 2018. Wakapolri Komjen Pol. Sayfruddin mengatakan, pihaknya akan mengamankan dan menyiagakan 54 ribu personel guna mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Pengamanan Natal serta Tahun Baru 2018 disebut dengan nama 'Operasi Lilin' yang akan dimulai 22 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018.

Wakapolri mengatakan, Polri sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk pelaksanaan operasi tersebut.

"Kami sudah siapkan, hari ini akan digelar Operasi Lilin di Mabes Polri. Dengan instansi terkait dalam rangka mempersiapkan pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru," ucap Wakapolri saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/12).

Total 54 ribu personel Polri akan disiagakan di kota-kota yang menjadi tujuan wisata.

Wakapolri menegaskan, "54 ribu pasukan disiapkan khusus untuk daerah-daerah wisata seperti Yogya, Bali, dan sebagainya."

Selain daerah wisata, pengamanan dari Polri juga akan disiagakan di sejumlah objek yang dipadati masyarakat saat libur Natal dan Tahun baru 2018.

Tempat tersebut antara lain terminal, bandara, pusat perbelanjaan, tempat-tempat ibadah, stasiun, dan pelabuhan. (tn/sumber:multimedianews.polri.go.id)

Masyarakat Harus Nikmati Pergerakan Ekonomi Daerah

TIPIKORNEWS.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai daerah perlu membuat fondasi yang secara strategis mampu memberi nilai tambah dalam setiap pembangunan. Ia menekankan agar masyarakat setempat mampu menikmati setiap dampak ekonomi pembangunan. "Setiap dibuka akses baru, misalnya Bandara Internasional Yogyakarta, pasti ada aktivitas ekonomi baru. Perkiraannya apa? Pertama aktivitas pendapatan masyarakat setempat, harga tanah naik, masyarakat harus bisa nikmati aktivitas ekonomi yang akan datang," jelasnya dalam Forum Bisnis Potensi dan Peluang Investasi Kulon Progo, di Sari Pan Pacific Hotel, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Menteri Rudiantara menyontohkan hal penting berkaitan dengan rencana pembangunan bandara baru Yogyakarta adalah logistik. "Bagi saya nomor satu adalah logistik. Bandara baru ini lebih besar kapasitasnya dari bandara lama. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan dengan makin dibukanya Kulon Progo. Barang apa yang akan diminati? kenapa orang pindah ke situ?perlu dibuat point of interestnya." ungkapnya. 
 
Menteri Kominfo menekankan agar pemerintah daerah dapat membaca peluang ekonomi dari setiap kebijakan pembangunan yang dilakukan. Ia mengungkapkan banyak potensi yang bisa digali oleh Pemkab Kulon Progo dan harus ada kemauan untuk menjadi inisiator kerjasama antara pemerintah daerah dan swasta. "Terkait pergerakan ekonomi ini, Kulon Progo harus melihat kanan kirinya. Coba bicara dengan Pemda Jawa Tengah atau Yogyakarta, ajak BPS untuk melihat profil dalam 12 tahun ke depan. Ini bisa menjadi pasar, mikirnya harus panjang. Karena pada 2030 mendatang Indonesia ditargetkan akan menjadi negara ekonomi nomor lima terbesar di dunia," paparnya.

Selain itu, Menteri Rudiantara mengajak para peserta forum untuk mengembangkan comparative advantage yang tidak ada di daerah lain. "Contohnya apa yang bisa dikembangkan dari Bukit Menoreh yang ada di Kulon Progo. Jadi bagaimana kita mampu mengejawantahkan kelebihan yang dimiliki daerah dengan perkembangan zaman saat ini," tandasnya
 
Back To Top
Copyright © 2017 TIPIKORNews.Com. Designed by OddThemes