SENYUM DI BALIK HELM: "POLANTAS MAPPATABE", JEJAK KASIH POLRES GOWA MENYENTUH JIWA MASYARAKAT

Tipikornews.com GOWA Sulawesi Selatan – Di tengah riuhnya suara kendaraan dan debu jalanan, secercah kebaikan hadir mewarnai aspal Kabupaten Gowa. Sebuah pendekatan yang membasuh kaku antara aparat dan warga menjadi sorotan hangat. Satuan Lalu Lintas Polres Gowa menebar benih keselamatan lewat aksi kasih bernuansa budaya: "Polantas Mappatabe". Bukan dengan dentuman sanksi, melainkan dengan uluran tangan, petugas membagikan helm pelindung secara cuma-cuma bagi para pengendara yang belum terlindungi, Selasa (14/4/2026).
 
Dua titik keramaian, Jalan Beringin depan Kantor Perkimtan dan simpul Jalan Usman Salengke, berubah menjadi panggung kedamaian. Aksi ini tak hanya mengatur lalu lintas, tetapi mengatur denyut nadi kemanusiaan di jalan raya.
 
DARI KEWAJIBAN MENUJU KESADARAN
 
Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, menuturkan bahwa program ini adalah jembatan hati. "Kami tak sekadar membagikan benda pelindung kepala, kami sedang menanamkan kesadaran di dalam kepala itu. Ini adalah upaya merajut kesadaran agar tertib berlalu lintas tumbuh dari keinginan melindungi diri, bukan sekadar karena takut aturan," ungkapnya dengan nada penuh harap.
 
Sebanyak 150 helm, yang merupakan wujud kepedulian bersama mitra swasta, diserahkan satu per satu. Perhatian istimewa ditujukan bagi para remaja dan pengendara di bawah umur, generasi muda yang menjadi tumpuan harapan, namun seringkali lupa akan bahaya di jalanan.
 


BADUT, TAWA, DAN RASA AMAN

Keunikan momen ini terasa kian magis dengan kehadiran sosok badut yang ceria. Menghapus batas ketegangan, wajah-wajah polisi yang gagah disandingkan dengan tawa riang, membuat anak-anak tidak lagi gemetar saat didekati seragam. Edukasi pun mengalir deras melalui celah senyum yang terbuka lebar, menciptakan memori indah bahwa "Polisi adalah Sahabat".
 
Riska, salah satu warga yang menerima anugerah tersebut, tak kuasa menahan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, ini bukan sekadar helm gratis. Ini adalah sentilan kasih sayang agar saya selalu pulang dalam keadaan selamat. Pengingat manis yang tak akan saya lupakan," ucapnya terharu.
 
WARNA BARU DI JALAN RAYA
 
Lewat sentuhan "Mappatabe"yang bermakna kebaikan atau kelembutan iniPolres Gowa ingin melukiskan pemahaman baru. Bahwa memakai helm bukanlah beban berat, melainkan mahkota keselamatan yang wajib dikenakan setiap warga negara. 

Semoga benih kebaikan ini tumbuh menjelma hutan keselamatan, menjadikan jalanan Gowa bukan hanya jalur lintasan, melainkan ruang hidup yang penuh kasih dan saling menjaga.
 
 
 
Baramakassar_

0 Komentar