MENUJU PROFESIONALISME TINGGI: UPACARA PEMBUKAAN LATJA DIKTUBA POLRI 2026 RESMI DIGELAR DI POLRES SOPPENG

Tipikornews.com Soppeng Sulawesi Selatan  – Langkah pasti menuju pengabdian dimulai dari sini. Halaman Markas Kepolisian Resor Soppeng dipenuhi semangat juang dan disiplin yang tinggi dalam rangkaian Upacara Pembukaan Latihan Kerja (Latja) Siswa Diktuba Polri Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar pada Sabtu (25/04/2026), pukul 07.40 WITA, di Jalan La Tenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau.
 
Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolres Soppeng, Kompol Sudarmin, S.Sos., selaku Inspektur Upacara. Didukung oleh Komandan Upacara, Ipda H. Arman, serta Perwira Upacara, Arman Azis, S.E., seluruh prosesi berjalan tertib, lancar, dan penuh keharibaan, mencerminkan kedisiplinan yang tertanam kuat.
 
75 CALON BHAKTI PRAJA SIAP MENGABDI
 
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, para Kasat, Kabag, pengasuh dan pembina dari SPN Polda Sulsel, para mentor, serta 75 siswa Diktuba yang siap mengikuti tahapan krusial dalam pendidikan mereka.
 
Selama 12 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 25 April hingga 6 Mei 2026, para siswa akan diturunkan langsung ke lapangan. Masa pengenalan tugas ini bukan sekadar praktik, melainkan jembatan emas untuk mentransformasikan ilmu teori menjadi keterampilan nyata dalam melayani dan melindungi masyarakat.
 
MOMENTUM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEMAMPUAN
 
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah fase vital dalam mencetak kader Polri yang tangguh dan berintegritas.

“Latihan kerja ini adalah tonggak penting dalam pembentukan karakter. Di sini para siswa belajar menerapkan ilmu menjadi amal nyata, memahami beban tugas, dan menumbuhkan jiwa pengabdian yang tulus. Saya berharap mereka menjalani proses ini dengan penuh tanggung jawab, etika, dan profesionalisme tinggi,” ujar AKBP Aditya dengan tegas.
 
Ia pun berpesan agar setiap detik waktu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menyerap pengalaman dari para senior, demi menjadi polisi yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki hati yang humanis.
 
PENGAWASAN KETAT, KOORDINASI SOLID
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menginstruksikan penguatan sistem pembinaan dan pengawasan. Ia menekankan agar fungsi SiPropam dan seluruh unsur terkalt bekerja maksimal memantau dan membimbing.
 
“Pengawasan ketat harus dilakukan untuk mencegah segala bentuk penyimpangan. Koordinasi yang solid antara Bag SDM, pembina dari SPN, dan mentor di lapangan adalah kunci keberhasilan program ini,” tandasnya.
 
Dengan semangat baru dan visi yang jelas, diharapkan para siswa ini nantinya mampu menjadi anggota Polri yang profesional, berwibawa, dan siap mengemban amanah mulia menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
 
Publisher : Tipikornews.com
Penulis : Humas Polres Soppeng

0 Komentar