MENGEMBAN MISI NEGARA: KAPOLDA SULSEL LEPAS PERSONEL BRIMOB UNTUK OPERASI AMOLE 2026 DI PAPUA TENGAH

Tipikornews.com Makassar Sulawesi Selatan  – Suasana khidmat namun penuh semangat menyelimuti lapangan Mako Batalyon A Pelopor, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (10/4/2026). Sebanyak puluhan personel elit Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan dan Korbrimob Polri resmi dilepas untuk mengemban tugas suci dalam Operasi Amole 2026 di wilayah hukum Polda Papua Tengah.
 
Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., didampingi Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel lainnya.
 
Total sebanyak 34 personel Satbrimob Polda Sulsel dan 30 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri, yang tergabung dalam 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK), beserta unsur Den Gegana dan Yon A Pelopor, siap diterjunkan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tanah Papua.
 
"PERGI BERDIRI, PULANG TETAP BERDIRI"
 
Dalam amanat pembinaannya, Kapolda Djuhandhani menekankan bahwa penugasan ini bukan sekadar tugas dinas, melainkan sebuah kehormatan besar dan bukti kepercayaan negara kepada putra-putri terbaik Polri.
 
“Tidak semua anggota mendapatkan kesempatan emas ini. Oleh karena itu, junjung tinggi rasa syukur dan tanggung jawab. Laksanakan tugas dengan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme yang tinggi,” tegas Kapolda dengan suara lantang.
 
Irjen Pol Djuhandhani juga memberikan arahan strategis agar setiap langkah di lapangan selalu berpedoman pada hukum dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
 
BALANCE OF POWER: PROFESIONALISME TEGAS, HUMANISME TEBAL
 
Salah satu poin kunci yang ditekankan adalah keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan. Kapolda menginstruksikan agar seluruh personel mampu menampilkan wajah Polri yang humanis namun tetap berwibawa.


“Laksanakan tugas dengan tegas, namun tetap junjung tinggi pendekatan humanis dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Menanglah dengan hati, bukan hanya dengan kekuatan,” pesannya.

 
Selain itu, soliditas dan sinergi yang utuh antar sesama anggota, maupun dengan TNI dan instansi terkait lainnya menjadi syarat mutlak keberhasilan misi ini.
 
Menutup amanatnya, Kapolda memberikan motivasi dan doa restu yang menyentuh hati:
 
“Selamat bertugas. Pergi dengan gagah berani, pulang tetap tegak berdiri. Jaga nama baik satuan, jaga kehormatan, dan kembalilah dengan selamat serta membawa kebanggaan bagi Sulawesi Selatan dan Polri.”
 
PERSIAPAN MATANG: LATIHAN INTENSIF DI CIKEAS
 
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, memastikan kesiapan fisik dan mental pasukan. Sebelum diterjunkan ke lokasi tugas, seluruh personel akan mengikuti Latihan Pra Operasi selama satu bulan penuh di Pusat Pendidikan dan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, guna mengasah kemampuan taktis dan strategis.
 
“Kami berdoa dan berkeyakinan penuh, rekan-rekan semua akan mampu menjalankan amanah ini dengan optimal. Sukseskan Operasi Amole 2026, jaga keamanan Papua Tengah, dan pulanglah dengan selamat semua,” tandas Kombes Ridwan tegas.
 
Acara diakhiri dengan pemberian tali asih dan salam-salaman hangat sebagai simbol doa restu dan kekeluargaan yang kokoh, mengantarkan para prajurit mengemban misi pengabdian kepada bangsa dan negara.
 
Humas Polda Sulawesi Selatan
Redaksi Tipikornews.com 

0 Komentar