Tipikornews.com GOWA,Sulawesi Selatan, 07 MARET 2026 – Tembak water jelly bukan lagi mainan yang bisa dianggap remeh. Seorang warga hampir kehilangan penglihatan total setelah terkena tembakan dari mainan tersebut di area mata, menjadi bukti nyata ancaman serius yang ditimbulkannya.
Kapolres Gowa mengeluarkan peringatan yang tegas dan tidak dapat dinegosiasikan: penggunaan tembak water jelly yang tidak bertanggung jawab adalah tindakan berbahaya yang dapat menimbulkan konsekuensi fatal. Meskipun dikemas sebagai mainan, daya dorong dan bahan peluru yang digunakan mampu menyebabkan kerusakan parah pada organ tubuh vital seperti mata, leher, dan dada.
"Kita tidak akan tinggal diam melihat mainan yang seharusnya untuk rekreasi justru menjadi alat yang membahayakan keselamatan masyarakat. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi kita semua," jelas Kapolres Gowa secara langsung dalam siaran pers khusus.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyalahgunaan tembak water jelly dapat dikenai sanksi hukum sesuai peraturan yang berlaku, karena termasuk dalam kategori tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan orang lain. Orang tua yang tidak mengawasi anak-anaknya akan dianggap memiliki tanggung jawab hukum jika terjadi kerusakan akibat penyalahgunaan mainan tersebut.Masyarakat diimbau untuk segera memastikan tidak ada lagi penggunaan tembak water jelly di lingkungan sekitar, serta melaporkan setiap penjualan atau penggunaan yang tidak sesuai aturan ke pihak berwenang. Pihak kepolisian juga akan melakukan pengawasan intensif di wilayah Gowa untuk mencegah penyebaran dan penyalahgunaan mainan berbahaya ini.
Diharapkan dengan langkah-langkah tegas ini, keselamatan dan keamanan seluruh masyarakat Gowa dapat terjaga dengan baik, dan tidak ada lagi korban yang harus menderita akibat mainan yang salah digunakan.
Laporan: baramakassar_


0 Komentar