PROF SUTAN: PRESIDEN PRABOWO HARUS MENDESAK ISRAEL AKUI PALESTINA MERDEKA!

Tipikornews.com JAKARTA – Pakar Hukum Internasional Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH, PhD mengeluarkan seruan tegas kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengambil peran kepemimpinan global dengan mendesak Israel mengakui kemerdekaan Palestina. Sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip anti-penjajahan, Indonesia dinilai memiliki tugas sejarah untuk membuka ruang perdamaian di tengah gejolak perang yang semakin memanas di Timur Tengah. Pernyataan disampaikannya pada Rabu (05/03/2026) di Kantor Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, dalam temu dengan pimpinan redaksi media dalam dan luar negeri.
 
GEJOLAK PERANG MEMANAS, SERANGAN RUDA-DRONE JANGKAU NEGARA SAHABAT INDONESIA
 
Konflik yang memasuki hari ketiga dan keempat semakin merusak, dengan serangan rudal dan drone Iran yang telah menjangkau beberapa negara sahabat Indonesia – dengan alasan adanya pangkalan militer Amerika Serikat. Kondisi ini telah memicu negara-negara kawasan untuk siap terjun dalam pertempuran, yang berpotensi meluas dan mengancam stabilitas global.
 
"Kita tidak ingin tangisan dan air mata akibat perang juga membasahi tanah air. Inilah saatnya Indonesia muncul sebagai pelopor perdamaian yang dipercaya dunia. Kemampuan Pak Prabowo Subianto sebagai 'Macan Asia' tidak diragukan lagi untuk menyuarakan hentikan perang dan memberikan hak kemerdekaan yang tak tergoyahkan bagi Palestina," ujar Prof Sutan dengan nada penuh keyakinan.
 
AMANAH UUD 1945 – INDONESIA HARUS BERANI BICARA BENAR WALAU TIDAK DISUKAI
 
Prof Sutan menegaskan bahwa prinsip kemerdekaan sebagai hak semua bangsa dan penghapusan penjajahan adalah amanah yang tertanam dalam jiwa bangsa Indonesia melalui Undang-Undang Dasar 1945. "Presiden RI bersama dukungan PBB harus memiliki keberanian untuk menyampaikan kebenaran, walau tidak disukai oleh negara adidaya dan sekutunya. Bila perang tidak dihentikan segera, api konflik akan meluas hingga ke Amerika dan Eropa – bahkan berpotensi melibatkan senjata nuklir yang akan menghancurkan negara-negara dan merenggut nyawa rakyat tak berdosa," katanya dengan kedalaman khawatir.
 
Ia juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan dampak terhadap ketahanan energi dan keamanan Indonesia. "Bila Israel dan Amerika terus menutup telinga terhadap nasehat PBB serta Presiden RI, Indonesia harus siap mengambil langkah tegas – termasuk menutup semua kedutaan di Amerika. Indonesia tidak membutuhkan pertemanan dengan negara penjajah!" tegasnya.
 
"MACAN ASIA" DITUNGGU DUNIA UNTUK REDAM EMOSI PEMIMPIN YANG MERUSAK
 
Prof Sutan yakin bahwa kehadiran Presiden Prabowo akan menjadi titik balik dalam konflik yang disebabkan oleh emosi dan keserakahan kekuasaan para pemimpin yang mengorbankan rakyatnya. "Korban peperangan di Timur Tengah sangat menantikan kehadiran beliau sebagai penengah yang adil. Mari kita dukung dengan doa dan semangat agar tidak ada korban jiwa sipil lagi yang harus tumbang di tengah kekacauan perang," pungkasnya.
 
Selain itu, ia menekankan perlunya segera menguatkan kerjasama ketahanan energi agar Indonesia terhindar dari krisis yang berpotensi terjadi akibat meluasnya konflik. Indonesia siap berdiri bersama negara-negara yang mencintai perdamaian dan menolak segala bentuk penjajahan.
 
Narasumber: Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH, PhD – Pakar Ilmu Hukum Internasional dan Pemerhati Perdamaian Dunia
Tempat/Waktu: Kantor Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Jakarta – 05 Maret 2026

0 Komentar