PROF DR SUTAN NASOMAL: PRESIDEN HARUSNYA MENYAMBUT POSITIF PENCIpta ENERGI BARU DARI MASYARAKAT SEBAGAI SOLUSI KRISIS ENERGI

Tipikornews.com JAKARTA, 17 MARET 2026 – Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH , pakar hukum ekonomi, hukum pidana internasional, serta Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia – mengemukakan pandangan bahwa solusi terbaik untuk menghadapi krisis energi global yang tengah mengancam adalah dengan memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada pencipta energi baru yang berasal dari kalangan masyarakat pribumi. Dalam wawancara dengan tim redaksi media cetak dan daring nasional maupun internasional yang dilakukan secara daring dari markas partainya di Cijantung, Jakarta, ia mengajak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan piagam sertifikat serta penghargaan kepada para kreator energi baru yang telah menciptakan terobosan inovatif.
 
“Indonesia patut bangga karena memiliki sumber daya manusia yang cerdas dan kreatif dari kalangan masyarakat yang mampu menciptakan energi baru. Di tengah kondisi dunia yang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak perang dan krisis energi, karya-karya dari masyarakat kita berpotensi memberikan manfaat besar bagi seluruh bangsa bahkan dunia,” tegas Prof Dr Sutan Nasomal, yang juga menjabat sebagai Jenderal Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.
 
Ia menekankan bahwa masyarakat yang memiliki keahlian menciptakan bahan bakar mesin dari bahan alternatif seperti sekam padi atau limbah plastik perlu mendapatkan dukungan penuh dari kalangan pengusaha Indonesia untuk menjalin kemitraan usaha resmi. Selain itu, pemerintah diharapkan berani memberikan izin usaha bagi UMKM yang mampu memproduksi bahan bakar kendaraan bermotor dari sumber daya nabati, tumbuhan, maupun limbah plastik.
 
“Peran perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) sangat krusial dalam hal ini. Kedua kampus tersebut dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas bahan bakar alternatif yang dibuat oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Sebenarnya, telah banyak inovasi yang muncul dari berbagai wilayah, termasuk Bogor, yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha gerai UMKM energi yang bermanfaat,” jelasnya.
 
Prof Dr Sutan Nasomal mengemukakan bahwa jika Presiden Prabowo Subianto dapat merangkul para kreator energi alternatif ini sebagai mitra dalam penyelesaian krisis energi, Indonesia akan mendapatkan keuntungan ganda – tidak hanya mengatasi permasalahan energi tetapi juga menghidupkan kembali sektor ekonomi energi melalui skala UMKM. Karya-karya tersebut juga berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional sebagai negara yang mampu mengubah limbah menjadi sumber energi bernilai tinggi.
 
“Jika setiap kabupaten di Indonesia dapat mendirikan minimal lima gerai UMKM energi, kita tidak akan pernah lagi menghadapi darurat krisis bahan bakar. Lebih dari itu, program ini mampu menyerap tenaga kerja hingga lebih dari 50 juta orang, mulai dari tahap pengumpulan bahan baku hingga proses produksi energi,” paparnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa masyarakat tengah menantikan keberanian pemerintah pusat dan daerah – mulai dari Gubernur, Bupati, hingga Walikota – untuk memberikan izin usaha serta fasilitas yang diperlukan bagi gerai UMKM energi ini.
 
“Kita berharap besar agar Indonesia dapat menjadi rumah bagi karya-karya profesional dari masyarakat yang memberikan manfaat ekonomis signifikan. Bersama kepemimpinan Prabowo Subianto, Indonesia pasti akan semakin maju dan mandiri dalam sektor energi,” pungkas Prof Dr Sutan Nasomal.
 
 
 
NARASUMBER:
Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH
 
- Pakar Hukum Pidana Internasional & Ekonom Nasional
- Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia
- Komentator Dunia Internasional
- Jenderal Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS
 
#SolusiEnergiIndonesia
#UMKMEnergiBaru
#IndonesiaMajuBersama

0 Komentar