DIDUGA DIGUYUR DANA RATUSAN JUTA, PUSKESMAS POLINGGONA MATI TOTAL!

Tipikornews.com Puskesmas Polinggona Sulawesi Tenggara 21-01-2026  – ujung tombak kesehatan rakyat yang diduga diguyur dana ratusan juta rupiah per tahun , mati total dalam menjalankan tugasnya. Sepanjang 2025 hingga awal 2026, fasilitas yang seharusnya menyelamatkan nyawa justru menjadi tempat di mana pasien dipermalukan, terlantar, dan dibiarkan meratapi kesalahan memilih mempercayakan diri pada layanan negara.

Di tengah aliran anggaran yang tak pernah surut, yang ada di lapangan adalah kejahatan sistemik terhadap rakyat: antrean yang memakan waktu berjam-jam tanpa akhir, pelayanan yang macet hingga tak berfungsi sama sekali, dan pegawai yang bersikap seolah sedang melakukan "kebaikan" ketika menyentuh pasien. Sikap cuek, arogan, dan tanpa empati mereka membuat rasa sakit jadi lebih dalam ,seolah rakyat harus mengemis hanya untuk mendapatkan hak dasar yang sudah dibayar dengan pajaknya sendiri.

"Kami bukan barang sampah yang bisa dibiarkan berkeliaran di sini! Datang pagi-pagi, pulang sore tanpa perawatan, bahkan tidak tahu kenapa harus menunggu sekian lama. Negara mana yang memperlakukan rakyatnya seperti ini?" teriak salah seorang warga yang kecewa parah.

Keluhan ini bukan sekali dua kali terdengar – tapi pihak berwenang terus menutup mata. Masyarakat sudah bosan dengan omongan kosong tentang "perbaikan" dan "evaluasi". Saat ini, satu pertanyaan membakar hati publik: UANG RAKYAT DI MANA? DISERAP SIAPA?

Tidak ada lagi alasan untuk menutupi kenyataan: ada kegagalan manajemen yang sepihak, pengawasan yang mati suri, dan kemungkinan korupsi yang menggerogoti sistem. Kondisi ini adalah sebuah aib yang menunjukkan negara telah gagal sepenuhnya dalam menjaga nyawa rakyatnya.

Masyarakat tidak lagi minta-minta ,KAMI MENUNTUT SEGERA!

- AUDIT SEGERA seluruh aliran anggaran dan kinerja pegawai , dari atasan hingga bawahan

- TERBUKA SECARA TOTAL laporan penggunaan dana setiap rupiahnya, tidak ada yang disembunyikan

- SANKSI MEMATIKAN bagi oknum yang lalai, korup, atau sengaja merusak pelayanan

- RESTRUKTURISASI TOTAL sistem manajemen puskesmas , buang yang tidak berguna!

Negara tidak bisa hanya bersandar pada angka-angka anggaran untuk membuktikan eksistensinya. KEWAJIBAN negara adalah HADIR DI DEPAN RAKYAT dengan pelayanan yang cepat, adil, dan bermartabat. Jika tidak bisa melakukan hal dasar ini, maka apa gunanya negara ini?

Puskesmas Polinggona seharusnya jadi tempat harapan ,bukan lorong penderitaan yang membuat rakyat bertanya-tanya: apakah mereka benar-benar dihargai sebagai warga negara? Ketika pasien terlantar dan negara menghilang, yang runtuh bukan hanya kepercayaan pada kesehatan pemerintah, tapi juga kepercayaan pada negara yang seharusnya melindungi mereka!

Tim

0 Komentar