Tipikornews.com Sumbawa Besar, NTB – Insiden memprihatinkan terjadi di Pelabuhan Badas pada Kamis dini hari (6/11/2025) ketika KLM Lintas Samudra II, sebuah kapal kayu motor yang mengangkut 750 ton beras Bulog, mengalami karam dan kandas di Dermaga 4. Kapal tersebut sedianya akan mengirimkan pasokan beras penting ini ke Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kapolsek Labuhan Badas, IPTU Eko Riyono, menjelaskan bahwa kebocoran pada lambung kapal menjadi penyebab utama insiden ini. "Air masuk tak terkendali akibat kebocoran pada sambungan papan dinding kapal," ujarnya. Seluruh tujuh awak kapal berhasil menyelamatkan diri dalam kejadian tersebut.
Kapal berukuran GT 497 ini dinakhodai oleh A (61 tahun), seorang warga Sampang, Jawa Timur. Proses pemuatan beras Bulog telah berlangsung sejak 28 Oktober, dan kapal dijadwalkan berangkat menuju Kupang pada pukul 09.00 Wita hari ini.
Upaya mengatasi kebocoran telah dilakukan oleh kru kapal sejak pukul 01.30 Wita dengan menggunakan enam mesin penyedot air. Namun, tekanan dari muatan yang mencapai 750 ton membuat kebocoran semakin parah, hingga akhirnya kapal karam sekitar pukul 04.30 Wita.Saat ini, pihak kepolisian dan KSOP tengah berkoordinasi untuk melakukan evakuasi kapal dan muatan beras Bulog. Nahkoda dan kru kapal sedang menjalani pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini.
Kaharuddin. SE, Kaperwil NTB, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini. "Kami akan berupaya secepat mungkin untuk menyelamatkan beras Bulog agar tetap dapat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.
Insiden ini menjadi sorotan utama bagi semua pihak terkait. Investigasi mendalam akan segera dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Kahar Kaperwil


0 Komentar