Tipikornews.com SURABAYA – Di tengah lintasan sejarah panjang Korps Marinir TNI Angkatan Laut, nama Djoko Pramono bersinar terang sebagai sosok yang menyatukan dedikasi tanpa batas, keberanian abadi, dan kecintaan sejati terhadap lautan Nusantara. Lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 5 Agustus 1942 – kota pelabuhan yang menjadi denyut nadi perjuangan bangsa di laut – ia tumbuh menyedari panggilan semangat maritim yang dalam.
Setelah menamatkan pendidikan menengah tahun 1962, semangat membara untuk mengabdi membawanya ke Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XII Surabaya. Di tengah badai disiplin, ia menempa diri hingga lulus tahun 1966 sebagai perwira muda yang siap menjelajahi medan samudra.
Sejak hari pertama, Djoko Pramono menunjukkan komitmen tak tergoyahkan pada Korps Marinir – pasukan yang dikenal ketangguhan di garis depan pertahanan. Ia menapaki karier dari operasi lapangan, pelatihan berat, hingga posisi strategis, dengan jiwa kepemimpinan yang kuat dan perhatian mendalam pada anak buah. Ini membuatnya cepat menjadi panutan dan teladan
Puncak gemilangnya tiba ketika dipercaya menjabat sebagai Komandan Korps Marinir TNI AL ke-11 – posisi yang membutuhkan pemahaman sejati semboyan “Jalesveva Jayamahe (Di Laut Kita Jaya).” Dalam masa kepemimpinannya, ia dikenal tegas namun bijaksana, mampu menumbuhkan persaudaraan dan kedisiplinan tinggi di antara prajurit.Setelah meninggalkan jabatan komandan, ia masih dipercaya sebagai Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut – tugas yang menuntut integritas, kejujuran, dan pandangan strategis untuk memajukan profesionalisme institusi TNI AL.
Djoko Pramono mengakhiri masa dinas tahun 1999 dengan pangkat Mayor Jenderal TNI, meninggalkan warisan teladan sebagai prajurit laut sejati yang hidup dan berjuang dengan kehormatan, keberanian, dan cinta tanah air yang abadi. Bersama istri Pudja Riah, ia menempuh kehidupan pengabdian yang pantas dikenang oleh setiap generasi penerus bangsa.
#DjokoPramono #PrajuritSamudra #KomandanMarinirKe11 #TNIAL #SemangatBahari #JalesvevaJayamahe #PejuangTanahAir
Rdf


0 Komentar