Tipikornews.com Asahan, 29-11-2025 – Insiden kekerasan yang mengerikan kembali terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Tinjowan, Kabupaten Asahan. Seorang petugas keamanan PT Jaya Wira Manggala (PT JWM), Crisnawan, mengalami luka serius setelah diserang dan dikeroyok tiga pria yang diduga kuat tengah mencuri Tandan Buah Segar (TBS) di areal kebun tersebut. Kejadian tragis ini berlangsung pada Rabu pagi sekitar pukul 06.40 WIB.
Awal Mula Konflik Berujung Kekerasan
Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula saat Crisnawan melakukan patroli rutin di blok 13 V Kebun Tinjowan. Saat itu, ia melihat tiga pria, Riswanto alias Jidut, Mahar Efendi alias Golap, dan Andika, sedang memuat buah sawit yang diduga hasil curian ke dalam karung.
Ketika korban mendekat untuk memberi teguran, bukannya menghentikan aksi, ketiga pelaku justru melarikan diri ke arah Desa Suka Makmur. Tidak lama kemudian, mereka kembali dan menghadang korban di lokasi kejadian. Situasi pun memanas, dan cekcok tak terhindarkan.
Dalam bentrokan tersebut, Riswanto diduga membacok tangan kanan korban hingga mengucurkan darah, sementara Andika dan Mahar Efendi melontarkan batu dan tanah ke arah Crisnawan, menyebabkan luka serius di bagian kaki dan luka luka lain yang cukup parah.
Korban Melapor dan Kasus Masuk Penyidikan
Setelah kejadian, Crisnawan langsung melapor ke Polres Asahan. Petugas kepolisian pun segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti terkait insiden kekerasan tersebut. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses penyidikan dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Keamanan dan Ketertiban.
PTPN IV Tinjowan Desak Pelaku Segera Ditangkap
Manajer PTPN IV Kebun Tinjowan, Abdi Hendri Sinaga, melalui Asisten Kepala Tanaman, Sahrul Saragih, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Ia menyatakan bahwa pihak perusahaan sangat mendukung upaya penegakan hukum dan mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum.
“Kami sangat berharap Polres Asahan segera menangkap pelaku dan menegakkan keadilan. Keamanan petugas dan seluruh warga di kawasan ini harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Meningkatkan Kewaspadaan di Lapangan
Insiden ini kembali menegaskan pentingnya penguatan keamanan di kawasan perkebunan. Petugas keamanan dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan bersama.
Polres Asahan berkomitmen untuk memburu para pelaku dan memastikan keadilan ditegakkan. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa tindakan kriminal, terutama pencurian dan kekerasan, tidak akan ditoleransi dan harus diberantas demi menjaga stabilitas dan ketertiban di wilayah tersebut.
(S. Hadi Purba)

0 Komentar