Tipikornews.com Jakarta – Gelombang protes mengguncang Jakarta! Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) dengan gagah berani menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) pada 17 November 2025. Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan dugaan transaksi gelap yang diduga dilakukan oleh Bupati Morowali.
Edrian Saputra, sang Koordinator Lapangan, dengan suara lantang menyatakan, "Kami datang untuk menuntut keadilan! Jangan biarkan korupsi merajalela di Morowali!"
Aksi ini berlangsung damai, namun penuh dengan semangat perlawanan. Mahasiswa membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar KPK segera menangkap dan memenjarakan Bupati Morowali atas dugaan tindak pidana korupsi.
LHKPN Janggal, Aliran Dana Mencurigakan, KPK Jangan Tutup Mata!
AMAK menyoroti kejanggalan pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bupati Morowali. Mereka mendesak KPK untuk segera memverifikasi dan mendalami kemungkinan adanya upaya manipulasi atau ketidaksesuaian aset yang dilaporkan.
Selain itu, AMAK juga menduga adanya arus dana yang tidak wajar terkait aktivitas beberapa pengusaha tambang di Morowali. Mereka meminta KPK untuk memeriksa aliran dana tersebut guna memastikan tidak adanya praktik gratifikasi atau tindak pidana korupsi lainnya.
Kejagung Harus Bertindak, Jangan Biarkan Bupati Lindungi Pengusaha Tambang Nakal!
Tak hanya KPK, AMAK juga mendesak Kejaksaan Agung untuk segera menelusuri dugaan keterlibatan oknum Bupati dalam memberikan perlindungan kepada perusahaan tambang tertentu. Hal ini dinilai sebagai bentuk penyalahgunaan jabatan dan berpotensi merugikan negara serta masyarakat.Edrian Saputra menegaskan bahwa tuntutan ini merupakan suara mahasiswa sebagai representasi publik yang menginginkan penegakan hukum tanpa tebang pilih.
"Kami tidak akan tinggal diam! Kami akan terus mengawal kasus ini sampai Bupati Morowali diadili dan dihukum seberat-beratnya!" tegas Edrian dengan nada berapi-api.
AMAK: Kami Akan Terus Mengawal, KPK Jangan Sampai Masuk Angin!
Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga adanya tindakan nyata dari KPK RI maupun Kejaksaan Agung RI. Mereka tidak akan berhenti berjuang sampai keadilan ditegakkan di Morowali.
Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Morowali belum memberikan klarifikasi resmi meski telah dihubungi oleh media Tipikornews.com.
Iman p


0 Komentar