Konflik Lahan Hutan Picu Blokade Jalan Lintas Sumbawa-Bima, Polres Sumbawa Amankan Situasi

Tipikornews.com Sumbawa Besar, NTB, 29-11-2025 – Jalan lintas Sumbawa-Bima sempat terhenti akibat aksi blokade oleh masyarakat di Desa Usar, Kecamatan Plampang, pada Jumat malam. Aksi protes ini muncul sebagai respons spontan terhadap kegiatan patroli dan sterilisasi kawasan hutan yang dilakukan Tim Gabungan di Blok Ale, Kecamatan Empang, sehari sebelumnya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu, menyatakan bahwa personel Polres Sumbawa bersama beberapa Polsek jajarannya segera dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan meredam ketegangan. “Kami memahami adanya gejolak sosial akibat penindakan aktivitas berladang ilegal di kawasan hutan RTK.70 yang dilakukan oleh Tim Gabungan. Namun, pemblokiran jalan tidak dapat dibenarkan. Setelah memberikan arahan dan petunjuk, anggota kami bergerak cepat melakukan pengamanan dan berdialog dengan masyarakat agar aksi tersebut segera dihentikan demi kelancaran arus lalu lintas,” tegas Kasat.

Aksi blokade jalan lintas Sumbawa-Bima terjadi pada Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 18.30 WITA, di Desa Usar, Kecamatan Plampang. 

Pemicu utama adalah penangkapan salah seorang warga dari SP3 Plampang, Sdr. A, yang diamankan saat patroli sterilisasi kawasan hutan Blok Ale.

Patroli sterilisasi ini merupakan bagian dari agenda BKPH Ampang Plampang, didukung penuh oleh Polsek, Koramil, dan instansi pemerintah daerah. Dalam kegiatan tersebut, ditemukan aktivitas berladang di sekitar Bendungan Gapit (RTK.70), serta dugaan penanaman komoditas yang tidak sesuai izin, seperti penanaman jagung di area PT. Sahabat Forestri, yang berpotensi memicu konflik sosial di masyarakat.

Berbekal upaya mediasi dan penggalangan komunikasi dari seluruh unsur terkait, serta kesepakatan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menyelesaikan permasalahan ini dengan ganti rugi yang sesuai, aksi blokade akhirnya dapat diatasi. Situasi keamanan dan ketertiban umum kembali kondusif, dan seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

Kaharuddin, SE

Kaperwil NTB

 

0 Komentar