Tipikornews.com Soppeng, Sulawesi Selatan, 07-09-2025 – Di jantung Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Soppeng, sebuah babak baru bagi dunia pers akan segera dimulai. Pada tanggal 16 September 2025, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng akan secara resmi dilantik di Aula Kantor DPRD Soppeng, menandai momentum penting bagi hadirnya informasi yang tidak hanya jernih dan berani, tetapi juga mencerahkan dan memberdayakan masyarakat.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Kehadiran istimewa Ketua Umum IWO Pusat, Tengku Yudistira, bersama Ketua IWO Sulawesi Selatan, Zulkifli Tahir (Cule), mengirimkan pesan kuat bahwa Soppeng menjadi pusat perhatian dalam upaya mengibarkan panji-panji jurnalisme sehat dan berintegritas.
Dalam momen bersejarah ini, Kamaruddin akan dikukuhkan sebagai Ketua IWO Kabupaten Soppeng periode 2025–2030. Dengan semangat membara, ia menyatakan bahwa IWO harus menjadi kekuatan nyata yang berani mengawal kebenaran, bukan sekadar simbol organisasi.
“Kami hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai wadah bagi profesionalisme wartawan online. Semangat pelantikan ini adalah semangat untuk mencerdaskan publik melalui karya jurnalistik yang sehat dan berintegritas,” tegas Kamaruddin dengan nada penuh keyakinan.
Senada dengan itu, Ketua Umum IWO Pusat, Tengku Yudistira, menekankan bahwa pelantikan ini adalah momentum untuk mengkonsolidasikan kekuatan pers online. Baginya, IWO harus berdiri tegak menjaga independensi dan melawan jurnalisme transaksional yang merusak marwah profesi.
“Pelantikan ini adalah momentum penguatan marwah IWO sebagai organisasi profesi yang independen. Tidak boleh ada lagi ruang bagi jurnalisme pesanan dan berita-berita yang menyesatkan,” tegas Yudistira.
Masyarakat Soppeng menaruh harapan besar pada IWO. Mereka merindukan media yang menjadi penyambung lidah rakyat, bukan sekadar pengeras suara pejabat. Mereka jenuh dengan wartawan yang mengorbankan idealisme demi kepentingan pribadi.
Pelantikan IWO Soppeng bukan hanya pengukuhan jabatan, tetapi juga panggilan sejarah untuk menegaskan bahwa jurnalisme sejati hadir untuk mengawal kebenaran, menolak hoaks, dan menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi digital yang seringkali simpang siur.
Kini, saatnya bagi IWO Soppeng untuk membuktikan bahwa wartawan bukan hanya pencatat fakta, tetapi juga penjaga akal sehat masyarakat, yang berani bersuara, tegas menolak tipu daya informasi, dan berkomitmen untuk menghadirkan berita yang mencerahkan. Soppeng siap menyambut era baru jurnalisme yang lebih baik.

0 Komentar