Prof. DR. Sutan Nasomal Desak Presiden RI Bertindak Tegas Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Tipikornews.com Makassar, Sulawesi Selatan 23 September 2025] – Di tengah maraknya kasus korupsi yang melibatkan oknum pejabat negara, Prof. DR. KH. Sutan Nasomal, SH, MH, seorang pakar hukum dan ekonomi terkemuka, menyerukan kepada Presiden RI untuk mengambil sikap tegas dalam pemberantasan korupsi. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap pertanyaan dari berbagai pimpinan media mengenai upaya memberantas korupsi demi kemajuan Indonesia. 

Prof. Sutan Nasomal menekankan bahwa Presiden RI, Jenderal Haji Prabowo Subianto, harus berani menyatakan bahwa tidak ada oknum pejabat negara, dari tingkat dasar hingga elit, yang kebal hukum jika terbukti melakukan korupsi. "Bongkar dan hukum seberat-beratnya. Sita kekayaan hasil korupsinya," tegasnya.

Menurutnya, Indonesia tidak akan maju jika hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Rakyat tidak boleh dijadikan "sapi perah" yang memperkaya pejabat korup. Negara kehilangan ribuan triliun rupiah akibat korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat negara secara berkelompok. Oleh karena itu, perhatian khusus diperlukan untuk menangkap para koruptor dan mengambil kembali hasil korupsi mereka. KPK tidak boleh dilemahkan, dan pembentukan satuan tugas pengawas pencucian uang sangat diperlukan.

Prof. Sutan Nasomal juga menyoroti praktik "korupsi berjamaah" yang dilakukan oleh oknum di DPR atau pemerintahan, yang didukung oleh partai politik untuk menduduki jabatan penting. Kesepakatan "bagi-bagi kue" dalam proyek atau program pemerintah menjadi lahan subur bagi korupsi yang luput dari pengawasan dan hukum. 

Menanggapi pertanyaan masyarakat, Prof. Sutan Nasomal mengungkapkan bahwa banyak oknum yang melakukan korupsi berjamaah dengan menghabiskan uang negara melalui proyek atau program pemerintah yang memiliki anggaran besar. Oknum-oknum ini mengatur sedemikian rupa sehingga setiap meja penegak hukum menerima "setoran," sehingga mereka tidak takut pada hukum. 

Masyarakat menantikan keberanian Presiden RI untuk mengungkap kasus korupsi elit berjamaah dan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pencucian uang. Kepercayaan masyarakat terhadap hukum hampir hilang, dan reformasi total di kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman sangat diperlukan untuk mencegah oknum yang melindungi para koruptor.

"Bila Presiden RI tegas dan berani melawan oknum elit berjamaah korupsi, maka Negara Indonesia akan maju ekonominya serta hukum akan bersih dari para mafianya," ujarnya.

Prof. Sutan Nasomal juga menyoroti bahwa lebih dari 70% rakyat Indonesia hidup dalam kesulitan ekonomi dan kemiskinan akibat korupsi yang merajalela.

 

Narasumber: Prof. DR. KH. Sutan Nasomal, SH, MH

 


0 Komentar