Tipikornews.com SIMALUNGUN – 29 September 2025 – Suasana haru menyelimuti Dusun Aek Batu, Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, pada Jumat (26/9/2025) lalu. Kunjungan silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simalungun, yang dipimpin oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH, SIK, MM, menyentuh relung hati masyarakat. Khususnya, ibu-ibu dari Masyarakat Adat Keturunan Ompung Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) tak kuasa menahan tangis saat mendengar pesan kemanusiaan dari Kapolres.
Kunjungan ini merupakan respons cepat Polri dan pemerintah daerah pasca-bentrok antara masyarakat Sihaporas dengan karyawan/security PT. Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk. AKBP Marganda Aritonang menegaskan, kehadiran Forkopimda adalah wujud kepedulian. "Utama kegiatan adalah kemanusiaan, untuk itu kami hadir di sini, melihat, mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di sini," ujar Kapolres.
Rombongan Forkopimda, yang disambut hangat oleh Camat Pematang Sidamanik Manganjur Lumbangaol SE dan Ketua Kelompok Lamtoras Mangitua Ambarita, berdialog langsung dengan warga. Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga turut hadir, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mencari solusi atas permasalahan yang ada.
Mangitua Ambarita menyampaikan keluhan mendalam masyarakat terkait dampak konflik dengan PT TPL, termasuk pemutusan akses jalan ke perladangan dan penebangan tanaman warga. "Besar harapan kami agar kiranya kedatangan unsur pimpinan daerah Kabupaten Simalungun ke desa kami dapat memberikan jaminan atas aktivitas kami sehari-hari," ungkapnya.
Momen paling menyentuh terjadi saat Kapolres menyampaikan pesan tentang pentingnya kehidupan yang baik dan layak bagi semua pihak. Kata-kata tulus ini membuat ibu-ibu Lamtoras tak dapat membendung air mata haru, merasakan empati mendalam dari pimpinan daerah. Kapolres juga menghimbau kedua belah pihak untuk menjaga situasi kondusif dan menegaskan netralitas Polri dalam menangani laporan yang masuk. "Sampaikan semua informasi kepada pihak kepolisian, agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur, yang bersalah tetap akan diproses secara profesional," tambahnya.Sebagai bentuk peninjauan langsung, rombongan Forkopimda bersama warga meninjau lokasi jalan yang diputus PT TPL serta perladangan warga Sihaporas di areal konsesi PT. Toba Pulp Lestari Tbk Sektor Aek Nauli. Meskipun sempat direncanakan, warga Dusun Aek Batu secara simbolis menolak paket sembako, mengisyaratkan bahwa yang mereka butuhkan adalah solusi jangka panjang dan keadilan, bukan bantuan sementara.
Wakil Bupati Simalungun menutup kunjungan dengan janji, "Pemkab Simalungun bersama dengan Polres Simalungun, Kodim 0207/Simalungun beserta seluruh instansi terkait akan berupaya mencari win-win solution agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik."
Untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, Polres Simalungun telah menggelar patroli di lokasi sengketa dan menyiagakan personel Brimob Polda Sumut di Mako Polsek Parapat sebagai antisipasi. Kunjungan emosional ini menjadi bukti komitmen pemerintah dan Polri untuk menyelesaikan konflik agraria dengan pendekatan kemanusiaan dan dialog, sembari menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Samhadi Purba


0 Komentar