Tipikornews.com Jakarta Utara, 8 Agustus 2025 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta secara resmi meluncurkan program Duta Halal MUI DKI Jakarta, sebagai langkah strategis memperkuat dakwah halal dan membangun ekosistem halal berkelanjutan di Jakarta.
Acara peluncuran di Jakarta Utara ini dibuka oleh Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta, KH. Auzai Mahfudz, dan dihadiri tokoh penting MUI serta LPPOM MUI DKI Jakarta.
Hadir pula Ketua Umum MUI Jakarta Utara KH. Ibnu Abidin, Wakil Ketua MUI Jakarta Utara KH. Sodikin Marzuki, serta jajaran Pimpinan LPPOM MUI DKI Jakarta: Drg. Deden Edi Soetrisna, KH. Dr. Abi Ikwanuddin (Wakil Direktur LPPOM & Bendahara Umum MUI DKI Jakarta), dan KH. Abdul Muin, M.Pd.
70 pengurus MUI Kota dan Kecamatan se-Jakarta Utara hadir, memperkuat sinergi kelembagaan untuk meningkatkan kesadaran Jaminan Produk Halal (JPH) di masyarakat.
Dakwah Halal Masif dan Terstruktur
Drg. Deden Edi Soetrisna menegaskan bahwa Duta Halal memperluas jangkauan edukasi halal kepada konsumen dan pelaku usaha.
"Program Duta Halal dirancang untuk sosialisasi halal yang lebih luas. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem halal di Jakarta, agar masyarakat dan pelaku usaha memahami pentingnya JPH sesuai UU No. 33 Tahun 2014," ungkap Deden.
LPPOM MUI, sebagai pelopor sertifikasi halal, akan terus menjaga amanah dan melindungi umat dari produk tidak halal.
Langkah Awal Menuju Kota Halal
Program Duta Halal MUI DKI Jakarta menyasar berbagai sektor, termasuk makanan, minuman, logistik, pengolahan daging, hingga UMKM. Para Duta Halal akan mendampingi pelaku usaha dalam sertifikasi halal.
Dengan kolaborasi lintas struktur MUI, program ini diharapkan menjadikan Jakarta sebagai provinsi percontohan dalam penguatan industri halal dan perlindungan konsumen muslim.
Narasumber: Ervinna
Rudolf


0 Komentar