Forkopimda Bulukumba Kembali Laksanakan Patroli Udara, Tinjau Wilayah Strategis dari Ketinggian

Tipikornews.com Bulukumba Sul-Sel– Untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dan memastikan stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bulukumba kembali menggelar patroli udara pada Sabtu (19/7/2025), menggunakan helikopter P-3302/AW 169 milik Polda Sulawesi Selatan.

Helikopter diberangkatkan dari Lapangan Pemuda Kota Bulukumba pada pukul 10.20 Wita, mengangkut sejumlah pimpinan daerah seperti Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., Dandim 1411/Bulukumba Letkol Inf. Sarman, S.Hub.Int., Ketua Pengadilan Negeri Bulukumba Ernawati, S.H., M.H., serta Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah.

Penerbangan dipiloti oleh Kompol Eko Tri (Pilot 1) dan AKP Suparno (Pilot 2), dengan jalur penerbangan mengitari titik-titik strategis yang dinilai rawan gangguan keamanan maupun bencana, mulai dari wilayah pesisir, permukiman padat, kawasan sungai, hingga perairan laut.

Sekitar pukul 11.00 Wita, helikopter mendarat di Lapangan Desa Mananti, Kabupaten Sinjai. Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan santap siang bersama di Amaly Farm milik pribadi Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf.

Usai beristirahat, helikopter bertolak kembali ke Makassar pada pukul 14.15 Wita. Sementara para anggota Forkopimda kembali ke Bulukumba menggunakan kendaraan dinas masing-masing dan tiba di kota sekitar pukul 15.40 Wita.

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menyampaikan bahwa patroli udara ini memberikan sudut pandang menyeluruh terhadap kondisi lapangan, sehingga sangat efektif untuk mendeteksi dini potensi gangguan.

“Dari ketinggian, kita bisa mengamati kondisi wilayah secara menyeluruh, baik di pesisir maupun daratan. 

Ini penting untuk respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas atau bencana alam,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dandim 1411/Bulukumba Letkol Inf. Sarman, yang menekankan bahwa patroli ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan Forkopimda menghadapi berbagai tantangan, termasuk konflik sosial, pengawasan perbatasan, dan situasi darurat.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan soliditas dan koordinasi yang baik antarpimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Bara Mksr

0 Komentar