Tipikornews.com SIMALUNGUN — Di tengah pesona Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional, Polres Simalungun resmi meluncurkan program "Simalungun Safe Tourism" sebagai bentuk nyata perlindungan terhadap wisatawan. Launching dilakukan pada Sabtu, 28 Juni 2025 di Pantai Bebas Parapat, menandai langkah strategis menuju pariwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pengamanan objek wisata, tetapi juga menciptakan ekosistem wisata yang bersih, tertib, dan ramah lingkungan.
“Safe Tourism bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga soal kepastian bahwa setiap wisatawan merasa nyaman dan terlindungi,” tegas Kapolres.
Hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, antara lain Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, Ketua DPRD Sugiarto S.E., Dandim 0207 Letkol Inf Slamet Fadjan M.Han., serta Kadis Pariwisata Mhd. Fikri Damanik, SIP, MSi. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi kuat antara Polri dan pemerintah daerah dalam mendorong sektor pariwisata.
Fokus: Keamanan, Kebersihan, dan Keselamatan
Program ini menyasar tiga aspek utama:
Keamanan Objek Wisata – Peningkatan patroli, personel, dan teknologi di lokasi wisata strategis.
Kebersihan Lingkungan – Aksi bersih-bersih Danau Toba dari sampah dan eceng gondok bersama masyarakat.
Edukasi Publik – Sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan kepada warga dan pelaku wisata.Sebanyak 54 personel gabungan dikerahkan dari Sat Pam Obvit, Polsek Parapat, dan Dolok Pardamean. Mereka diperkuat dengan armada mobil double cabin, sepeda motor listrik, dan kapal patroli, serta perangkat canggih seperti X-Ray Scanner, Metal Detector, dan Security Door.
Dukungan Masyarakat dan Teknologi Jadi Kunci
Pelibatan masyarakat menjadi elemen kunci dalam program ini. Kapolres mendorong warga untuk aktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan ke call center 110 atau WhatsApp Polres 0811-6501-516.
“Masyarakat adalah garda terdepan. Tanpa dukungan mereka, tidak ada jaminan wisata yang benar-benar aman,” tambah Kapolres.
Launching "Simalungun Safe Tourism" juga diramaikan dengan hiburan rakyat, atraksi komunitas sepeda santai, dan UMKM kopi Simalungun, yang menambah daya tarik sekaligus memperkuat keterlibatan lokal.
Mimpi Pariwisata Aman dan Berkelas
Polres Simalungun berharap program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk penguatan infrastruktur keamanan seperti CCTV dan pos kamling. Harapannya jelas: Simalungun menjadi destinasi wisata unggulan dengan standar keamanan tinggi.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen kuat, "Simalungun Safe Tourism" bukan sekadar slogan—tapi gerakan nyata untuk masa depan pariwisata Danau Toba yang lebih baik.
S.Hadi Purba Tambak
0 Komentar