Tipikornews.com Simalungun, Sumut – Ketua DPW LSM Elang Emas Sumatera Utara, Syamhadi Purba, Tbk SH, mendesak Direktur Utama PalmCo PTPN 4 untuk segera mengevaluasi kinerja Andi Sahatman Purba, yang saat ini menjabat sebagai Menejer Kebun Marihat, Kabupaten Simalungun.
Syamhadi menilai Andi Sahatman mewarisi catatan buruk saat menjabat di posisi sebelumnya sebagai Menejer Kebun Sei Kopas, Asahan. Berdasarkan penelusuran pihaknya, banyak tanaman sawit di blok Afd 2 Sei Kopas tampak stres, bahkan terancam mati. Indikasi utamanya, menurut Syamhadi, adalah pemanenan buah mentah demi target produksi, serta minimnya pemeliharaan.
“Daun sawit menguning, keladi tumbuh subur di gawangan, hingga tukulan sawit dibiarkan membesar di bawah pohon sawit menghasilkan. Itu cermin dari lemahnya manajemen,” tegas Syamhadi, Sabtu (21/6).
Lebih lanjut, besi portol yang semestinya menunjang kegiatan operasional kebun disebut tidak terawat. Semua kondisi itu, menurut Syamhadi, adalah “warisan” buruk kinerja Andi Sahatman saat memimpin Kebun Sei Kopas.
Kini, saat menjabat di Kebun Marihat, situasi yang sama diduga mulai terulang. Investigasi LSM Elang Emas bersama sejumlah awak media menemukan lahan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lahan HGU di sekitar Tangkahan Batu Padas marak dikuasai dan beroperasi secara ilegal, namun terkesan dibiarkan. Tanaman sawit pun terlihat kembali stres—lagi-lagi diduga akibat pemanenan buah yang belum matang.“Kami mempertanyakan, apakah Andi Sahatman mampu memperbaiki kerusakan yang terjadi, dan menghentikan operasi tangkahan ilegal yang jelas-jelas berdampak terhadap kondisi tanaman di HGU?” sindir Syamhadi.
Syamhadi juga mengungkap dugaan bahwa salah satu tangkahan yang kini beroperasi tanpa izin disebut milik mantan Satpam Kebun Marihat, dan berjalan mulus karena adanya "main mata" dengan pihak manajemen.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai kondisi kebun yang ditinggalkannya di Sei Kopas serta pembiaran aktivitas tangkahan ilegal, hingga berita ini dirilis, Andi Sahatman Purba belum memberikan tanggapannya.
S.Hadi Purba
(Tim Redaksi SHP.Tambak | tipikornews.com)
0 Komentar