11 Pimpinan Baru SIT Bina Insani Semarang Resmi Dilantik: Siap Songsong Kurikulum Kekhasan 2025/2026

Tipikornews.com Semarang, 25 Juni 2025 — Dalam semangat pembaruan dan komitmen mencetak generasi tangguh berlandaskan nilai-nilai Islam, Yayasan Bina Insan Taqwa secara resmi melantik 11 pimpinan unit dan divisi strategis di lingkungan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Bina Insani Semarang. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Selasa (24/6) di Ruang Quran Learning Center (QLC), Banyumanik, Kota Semarang.

Pelantikan ini menjadi bagian penting dari langkah strategis menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, di mana SIT Bina Insani akan mengimplementasikan Kurikulum Kekhasan—sebuah terobosan pendidikan yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan zaman, tanpa meninggalkan akar nilai keislaman yang kuat.

Kurikulum Kekhasan ini mencakup tiga pilar utama:

  1. Kurikulum Akil Baligh – menekankan pendewasaan akhlak, tanggung jawab personal, dan pembinaan spiritual siswa.
  2. Penguatan Al-Qur’an – memperkuat interaksi siswa dengan Al-Qur’an, baik secara akademik maupun dalam implementasi keseharian.
  3. Penguatan Bahasa Inggris – meningkatkan kemampuan literasi global sebagai bekal menghadapi era kompetisi internasional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum awal transformasi kelembagaan. Sebelas nama pimpinan yang resmi dilantik di antaranya:

  • Kartini, A.Md. – Kepala KBIT Bina Insani
  • Ana Suci Lina Wati, S.Pd. – Kepala TKIT Bina Insani
  • Hengki Firman Syah, S.Pd., M.Pd. – Kepala SDIT Bina Insani
  • Laksmina Yussi Rahmandari, S.Pd. – Wakil Kepala Kurikulum
  • Damar Asih Setiyowati, S.Pd. – Wakil Kepala Kesiswaan
  • Widi Setianah, S.Pd., M.Pd. – Kepala SMPIT Insan Madani sekaligus Kepala Divisi SDM
  • Hasan Albana, S.S. – Wakil Kepala Sekolah.

Dari sisi divisi yayasan, turut dilantik:

  • Ummi Nur Samsiyah, S.Si. – Kepala Divisi Penjaminan Mutu
  • Dwi Purwanto, S.Pd. – Kepala Divisi Sarana dan Prasarana
  • Hariyanto, S.Sy. – Manajer Unit Sosial dan Dakwah / Lazis Bina Insani

Ketua Yayasan Bina Insan Taqwa, Edi Faisal, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dalam kepemimpinan baru ini untuk menghadirkan pendidikan yang unggul secara akademik dan spiritual.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi sebuah langkah awal menuju lompatan besar. Kurikulum Kekhasan adalah instrumen strategis kita untuk melahirkan generasi berkarakter Qurani, cakap global, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.

Sebelum pengambilan sumpah jabatan, seluruh pimpinan baru diminta menyatakan komitmen kesiapan mereka dalam mengemban amanah. Serempak mereka menjawab penuh semangat, “Siap!”

Dengan pelantikan ini, SIT Bina Insani Semarang mantap melangkah dalam fase baru pendidikan Islam terpadu—lebih segar, lebih kuat, dan lebih relevan dalam menjawab dinamika zaman.

Rudolf 

0 Komentar