Tipikornews.com Di tengah keindahan alam Papua, tepatnya di Wamena, Jayawijaya, sebuah semangat persatuan dan kemajuan berkumandang. Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGBP) baru saja merayakan HUT ke-47 dengan cara yang luar biasa: sebuah seminar sehari yang diikuti oleh 23 gereja dari Wilayah Wamena. Acara ini bukan hanya perayaan, tetapi juga sebuah komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas iman dan kemandirian ekonomi jemaat.
Seminar yang bertema "Jangan Goyah dan Giatlah Selalu dalam Pekerjaan Tuhan" ini menjadi momentum penting. Para peserta diajak untuk merenungkan semangat gereja mula-mula, di mana iman dan tindakan nyata berjalan beriringan. Seminar ini bukanlah sekedar ceramah, tetapi wadah untuk membekali jemaat agar mampu berdiri di atas kaki mereka sendiri, sekaligus berperan aktif dalam memajukan masyarakat.
Dukungan pemerintah Provinsi Papua Pegunungan turut mewarnai acara ini. Kehadiran Kepala Dinas Sosial, Yanius Telenggen, dan Sekretaris Dinas Sosial, Deni Wandik, menunjukkan komitmen nyata dalam membangun sinergi antara pemerintah dan gereja. Apresiasi yang disampaikan oleh Bapak Deni Wandik merupakan bukti nyata kolaborasi yang membangun Papua yang sejahtera dan mandiri.
Suasana syukur dan sukacita begitu terasa. Ucapan terima kasih dari Mama Mifa Kogoya mewakili jemaat Tim Doa Elisabet, menunjukkan betapa berartinya seminar ini bagi kehidupan mereka. Kehadiran Tuhan terasa begitu nyata dalam setiap rangkaian acara, menguatkan iman dan harapan untuk masa depan.Seminar ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan tonggak awal dari sinergi berkelanjutan antara gereja, jemaat, dan pemerintah. Harapannya, kolaborasi ini akan melahirkan masyarakat Papua Pegunungan yang kuat secara spiritual dan mandiri secara ekonomi, memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan dan bermartabat. Kisah ini membuktikan bahwa iman dan tindakan nyata dapat berjalan beriringan, membangun Papua yang lebih baik untuk generasi mendatang.
Rudolf
0 Komentar