KRONOLOGI: BAU HANGUS JADI TANDA AWAL BENCANA
Peristiwa berlangsung mencekam sekitar pukul 23.00 WITA. Berdasarkan keterangan Risma Yanti, momen mengerikan itu bermula saat dirinya mencium bau hangus yang menyengat dari arah bawah tangga rumah.
Saat pengecekan dilakukan, api ternyata sudah membesar dan merambat cepat di bagian bawah bangunan yang mayoritas terbuat dari bahan kayu. Menghadapi situasi genting tersebut, Risma segera meminta bantuan dua warga sekitar, Faisal dan Udin, untuk memadamkan api sekaligus menyelamatkan anaknya yang saat itu sedang tertidur pulas di dalam rumah.
“Saat kami tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 WITA, api sudah berkobar hebat di kolong rumah. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada kabel colokan mesin cuci yang diletakkan di bawah rumah,” ungkap Faisal dan Udin, saksi mata kejadian.
GOTONG ROYONG WARGA & GERAK CEPAS PETUGAS
Warga sekitar tanpa ragu bergotong royong berupaya menahan laju api menggunakan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran dan kepolisian.
Sekitar pukul 23.30 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Personel Polres Kolaka Utara pun hadir untuk mengamankan situasi. Setelah berjibaku selama berjam-jam melawan si jago merah, api baru berhasil dikuasai dan dipadamkan total pada pukul 01.00 WITA. Namun, bangunan rumah beserta seluruh isinya tak mampu diselamatkan dan ludes menjadi abu.
Selain kerugian materi, kebakaran ini juga menimbulkan dampak lain berupa kepulan asap tebal yang mengganggu pernapasan, iritasi mata, serta aktivitas warga di sekitar lokasi.
KETERANGAN RESMI KAPOLRES KOLAKA UTARA
Menanggapi kejadian ini, Kapolres Kolaka Utara AKBP R. Todoan A. Gultom melalui Kasi Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Sayful, S.H., menyampaikan bahwa penyebab utama kebakaran diduga kuat akibat arus pendek listrik (korsleting), namun kepastiannya masih menunggu hasil penyelidikan mendalam.
“Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh Unit Reskrim Polsek Pakue. Tim kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta memasang garis polisi guna kelancaran proses penyelidikan,” tegas Aipda Ahmad Sayful.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna menghindari hal serupa di masa mendatang.
#KebakaranKolakaUtara #PolresKolakaUtara #PakueUtara #BeritaDaerah #KorsletingListrik #DediKadir
TRAGEDI MINGGU MALAM: RUMAH PANGGUNG LUDES DILALAP SI JAGO MERAH DI KOLAKA UTARA, KERUGIAN CAPAI RP100 JUTA
Tipikornews.com KOLAKA UTARA,Sulawesi Tenggara, 2 JUNI 2026 – Suasana duka menyelimuti Dusun II, Desa Teposua, Kecamatan Pakue Utara. Sebuah peristiwa memilukan terjadi pada Minggu malam (31/5/2026), ketika kobaran api besar melahap habis sebuah rumah panggung milik almarhum Hamid yang saat ini ditempati oleh Risma Yanti (30). Peristiwa ini mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar, diperkirakan mencapai Rp 100 Juta, meski tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

0 Komentar