Tipikornews.com Jakarta – Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta tak main-main dalam membongkar dugaan korupsi di tubuh KPU Konawe Utara. Dengan langkah berani, mereka menyerahkan bukti-bukti tak terbantahkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, membuka jalan bagi pengungkapan skandal dana hibah Pilkada yang mencoreng integritas demokrasi.
Berkas yang diserahkan bukan sekadar omong kosong belaka. LIDIK Sultra menyertakan data audit internal Inspektorat Jenderal KPU RI yang diperoleh dengan susah payah, serta bukti transaksi keuangan mencurigakan yang melibatkan lima komisioner KPU Konawe Utara. Bukti-bukti ini adalah amunisi utama untuk menyeret para pelaku ke hadapan hukum.
Robby Anggara, Direktur Eksekutif LIDIK Sultra Jakarta, menegaskan bahwa penyerahan bukti ini adalah langkah penting untuk membersihkan KPU dari oknum-oknum korup. "Kami tidak ingin demokrasi kita dinodai oleh praktik-praktik kotor. DKPP harus bertindak cepat dan tegas!" ujarnya dengan nada geram.
Menurut Robby, audit internal KPU RI telah mengungkap berbagai kejanggalan dalam pengelolaan dana hibah Pilkada 2024 di KPU Konawe Utara. Sementara itu, bukti transaksi yang dikumpulkan LIDIK Sultra menunjukkan adanya aliran dana yang tidak wajar, mengindikasikan adanya praktik suap dan korupsi.
"Kami menyerahkan semua bukti ini ke DKPP dengan harapan agar mereka segera menggelar sidang etik dan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku. Jika perlu, berhentikan mereka secara tidak hormat!" tegas Robby.
Robby juga mengingatkan bahwa langkah LIDIK Sultra bukan hanya untuk menghukum para pelaku, tetapi juga untuk memberikan efek jera bagi penyelenggara pemilu lainnya. "Kami ingin memastikan bahwa pemilu di Indonesia berjalan jujur, adil, dan transparan. Tidak ada tempat bagi koruptor di lembaga penyelenggara pemilu!"
Tak hanya itu, Robby juga memberikan peringatan keras kepada Kejaksaan Negeri Konawe (Kejari Konawe) yang dinilai lamban dalam menangani kasus ini. "Kami mendesak Kejari Konawe untuk segera bertindak. Jangan biarkan kasus ini menguap begitu saja. Jika perlu, kami akan membawa kasus ini ke Kejaksaan Agung RI!"
LIDIK Sultra berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka tidak akan berhenti sampai para pelaku diadili dan keadilan ditegakkan. "Kami akan terus mengawasi seluruh proses hukum. Kami tidak akan membiarkan kasus ini ditutupi atau diabaikan!" tutup Robby dengan nada penuh semangat.
Penyerahan bukti ini adalah bukti nyata komitmen LIDIK Sultra dalam memberantas korupsi dan menjaga integritas demokrasi di Indonesia. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berani melawan arus demi kebenaran dan keadilan.
Iman p
