TIPIKORNEWS.COM SOPPENG, SULAWESI SELATAN , 6 SEPTEMBER 2026 - Kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya soal menjaga keamanan, melainkan juga hadir saat warga membutuhkan pertolongan dan perhatian. Bhabinkamtibmas Desa Panincong dan Desa Patampanua, Brigpol Darwis, bersama Babinsa serta pemerintah setempat, melakukan langkah penanganan terhadap seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Dusun Labuleng, Desa Panincong, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 15.30 Wita, dilakukan dengan pendekatan yang tenang, humanis, dan penuh kepedulian.
Dikendalikan dengan Aman, Langsung Diserahkan ke Pihak Berwenang
Bersama unsur terkait, petugas berhasil mengamankan warga yang bernama Bahtiar untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan profesional. Setelah situasi terkendali dengan aman tanpa kekerasan, yang bersangkutan segera dijemput oleh PSC Soppeng , pihak yang memiliki layanan khusus kejiwaan , guna mendapatkan penanganan medis dan pendampingan lebih lanjut.
Langkah ini bukan sekadar tindakan pengamanan, melainkan bentuk kepedulian dan respons cepat aparat terhadap kondisi warga di wilayah binaan. Tujuannya jelas: memastikan yang bersangkutan memperoleh penanganan dari pihak yang berkompeten di bidangnya, bukan dibiarkan atau ditangani tanpa keahlian yang memadai.
Kapolres Soppeng: Humanis, Keselamatan Utama, Sinergi Kunci
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan semata, tetapi juga bagaimana kepolisian dapat memberikan respons yang tepat terhadap setiap persoalan sosial yang membutuhkan perhatian.
"Kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan mengutamakan keselamatan semua pihak. Warga yang membutuhkan penanganan khusus harus kita perlakukan dengan baik dan tidak boleh mendapatkan perlakuan yang dapat memperburuk kondisinya," tegas Kapolres.
Beliau juga menekankan bahwa penanganan terhadap warga dengan gangguan kesehatan jiwa tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak , ia membutuhkan sinergi lintas sektor agar dapat dilakukan secara aman, tepat, dan berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi sinergi Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah setempat serta tenaga layanan kesehatan. Kolaborasi seperti ini penting agar setiap warga mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai kebutuhannya," tambahnya.
Imbauan Penting: Jangan Bertindak Sendiri, Segera Laporkan ke Pihak Berwenang
Kapolres juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan warga yang membutuhkan penanganan khusus, terutama yang diduga mengalami gangguan jiwa. Tindakan yang kurang tepat justru dapat membahayakan semua pihak.
"Segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, pemerintah setempat, atau pihak terkait. Biarkan yang berwenang dan berkompeten yang menanganinya , demi keselamatan warga tersebut maupun lingkungan sekitar," pesan beliau.
Penutup: Hadir, Peduli, Bertindak Tepat , Itulah Polri di Tengah Masyarakat
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa ketika aparat, pemerintah desa, dan lembaga kesehatan bersatu , warga yang membutuhkan dapat ditangani dengan cepat, aman, dan bermartabat. Kepedulian tanpa kekerasan, ketegasan tanpa menindas, dan sinergi tanpa batas instansi , itulah wajah pelayanan yang sesungguhnya.
Semoga langkah ini menjadi teladan bagi wilayah lain, dan semoga Bahtiar segera mendapatkan penanganan terbaik serta membaik.
Redaksi menjunjung asas perlindungan dan penghormatan terhadap harkat serta martabat setiap warga, termasuk yang membutuhkan penanganan khusus.
Timred

0 Komentar