TIPIKORNEWS.COM ,RIAU SILIP, BANGKA BELITUNG , 16 AGUSTUS 2026 - Di bawah langit yang teduh dan tanah yang subur, semangat Pramuka menyatu dengan cinta alam. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-65 Gerakan Pramuka, SD Negeri 5 Riau Silip menggelar aksi nyata yang bermakna mendalam: penanaman bibit pohon kelapa di lingkungan sekitar sekolah, Jumat (15/8/2026). Kegiatan yang diikuti para siswa anggota Pramuka beserta para Pembina ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kepramukaan tidak hanya diajarkan di dalam kelas melainkan tumbuh, berakar, dan dibuktikan langsung di atas bumi yang kita pijak.
Mengenakan seragam Pramuka lengkap dan penuh semangat, para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Dari menyiapkan lokasi, menggali lubang tanam, menanam bibit kelapa dengan hati-hati, hingga merapikan tanah di sekitarnya setiap gerakan menjadi pelajaran hidup: bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab yang harus dipegang dengan tangan sendiri. Para Pembina turun langsung membimbing, memberikan pemahaman praktis tentang cara menanam dan merawat agar bibit itu tumbuh kuat, berbuah lebat, dan memberi manfaat jangka panjang bagi seluruh lingkungan sekolah.
SATU BIBIT SIMBOL NILAI YANG TUMBUH BERSAMA GENERASI
Pembina Pramuka Putri, Rosmala Mauludini, menyampaikan bahwa peringatan ini jauh melampaui sekadar seremonial. Ia adalah momen berharga bagi para peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam tindakan nyata.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi anak-anak untuk tidak hanya mengenal nilai-nilai Pramuka secara teori, tetapi menerapkannya langsung melalui aksi nyata menjaga dan merawat alam. Pohon yang mereka tanam hari ini adalah bukti bahwa semangat Pramuka hidup dalam perbuatan,” ujar Rosmala dengan penuh harap.
Sementara itu, Pembina Pramuka Putra, Ahmad Juliyanta, menambahkan bahwa kegiatan penghijauan ini sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter yang mendalam. Melalui aktivitas sederhana namun bermakna ini, siswa dilatih untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, semangat gotong royong, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap alam nilai-nilai inti yang sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka.
“Aksi ini mengajarkan anak-anak bahwa kontribusi untuk lingkungan bisa dimulai dari hal yang paling kecil dan sederhana. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Pramuka yang mendorong generasi muda untuk selalu bermanfaat bagi masyarakat dan alam semesta,” jelas Ahmad.
SATU KALI MENANAM BERKAH YANG BERTAHAN PULUHAN TAHUN KE DEPAN
Pihak sekolah berharap peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka ini tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali. Melainkan menjadi awal dari gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan, yang akan terus dijaga dan dikembangkan dari generasi ke generasi. Setiap bibit kelapa yang hari ini ditanam adalah simbol harapan: agar tumbuh bersama mereka menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mencintai alam, menjaga kelestariannya, dan siap menjadi agen perubahan positif bagi masa depan bangsa.
Melalui semangat motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, keluarga besar SD Negeri 5 Riau Silip membuktikan bahwa jiwa Pramuka itu nyata dalam tindakan. Dari lingkungan sekolah, dari tangan-tangan kecil para anggota Pramuka, tumbuh harapan besar untuk bumi yang lebih hijau, lebih sehat, dan lestari untuk hari ini, untuk esok hari, dan untuk puluhan tahun ke depan, saat bibit-bibit kelapa itu tumbuh menjulang dan memberi naungan bagi siapa saja yang berlindung di bawahnya.
(Eqi)

0 Komentar