TIPIKORNEWS.COM , BONE, SULAWESI SELATAN 24-082026 - Di wilayah Desa Pallawa, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, harapan akan cahaya terang masih menjadi angan bagi sebagian warganya. Dari total 415 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut, sebanyak 98 KK yang berada di Dusun Labole hingga saat ini belum menikmati aliran listrik jaringan PLN. Tahun berganti, namun harapan itu belum juga menyapa.
Kepala Desa Pallawa yang telah menjabat selama tiga periode, Makmur, menyampaikan keresahan mendalam atas kondisi yang berlangsung lama tersebut. Ia mengaku telah berkali-kali mengajukan permohonan kepada pihak PLN agar wilayah tersebut segera dialiri listrik, namun hingga kini belum ada realisasi yang memuaskan.
“Saya sudah tak sanggup lagi menghitung berapa kali saya memohon kepada PLN. Namun hingga saat ini, belum ada langkah konkret yang mengarah pada pelistrikan wilayah kami,” ungkap Makmur dengan nada kecewa namun tetap berharap.
Kekhawatiran terbesarnya tertuju pada masa depan generasi muda di wilayahnya. Bagaimana anak-anak dapat belajar dengan baik jika malam hanya diterangi cahaya minim yang terbatas?
“Saya merasa sangat kasihan melihat anak-anak kita. Mereka berjuang belajar di bawah keterbatasan penerangan. Seandainya tidak ada bantuan penerangan tenaga surya dari pemerintah yang membantu, entah bagaimana nasib belajar mereka saat ini,” tuturnya.
Kondisi ini menjadi ironi di tengah kemajuan zaman yang semakin modern. Cahaya listrik yang bagi banyak orang sudah menjadi kebutuhan dasar, bagi 98 KK di Dusun Labole masih menjadi angan yang belum terwujud. Permohonan ini pun disampaikan kembali kepada pihak berwenang, khususnya PLN, agar segera meninjau dan merealisasikan akses listrik bagi warga Desa Pallawa. Semoga cahaya terang segera menyapa mereka, dan anak-anak dapat belajar dengan layak seperti anak-anak di tempat lain.
REDAKSI

0 Komentar