TIPIKORNEWS.COM , SOPPENG, BUMI LATEMMAMALA SULAWESI SELATAN , 17 AGUSTUS 2026 - Di bawah langit senja yang memeluk Bumi Latemmamala dengan kehangatan yang syahdu, momen penghormatan agung kembali terukir di Lapangan Gasis Soppeng, Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. hadir secara langsung memimpin jajaran dalam Upacara Penurunan Duplikat Sang Merah Putih, menutup rangkaian suci peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Soppeng dengan penuh kekhidmatan, Senin sore yang bersejarah ini.
Berlangsung pukul 17.00 hingga 17.35 Wita, kehadiran Kapolres dan jajarannya bukan sekadar tanda kehadiran institusi, melainkan wujud nyata komitmen Polres Soppeng dalam mendukung penuh setiap detik peringatan kemerdekaan sekaligus memastikan suasana tetap aman, damai, dan bermartabat.
Upacara yang penuh keagungan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle selaku Inspektur Upacara, sementara kepercayaan memimpin barisan diamanahkan kepada AKP Muhammad Arwin, KBO Sat Narkoba Polres Soppeng.
Turut mendampingi Kapolres, Wakapolres Kompol Sudarmin, S.H., M.H. serta para Pejabat Utama Polres Soppeng. Kehadiran pun diperindah oleh unsur pimpinan daerah dan Forkopimda: Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Ketua DPRD Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Farid, S.Sos., Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, beserta pimpinan instansi terkait lainnya yang bersatu dalam penghormatan.
PROSESI SAKRAL: MENUNDUKAN HATI DI HENINGNYA SENJA
Rangkaian upacara berjalan dengan penuh penghormatan yang menyentuh sanubari. Saat prosesi penurunan Sang Merah Putih dimulai, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang megah, disambut oleh sikap tegap dan hati yang menunduk khidmat dari seluruh peserta sebuah persembahan tanda cinta dan setia kepada tanah air yang telah dibebaskan dengan pengorbanan tak terhitung.
Personel Polres Soppeng tampil gagah dalam barisan peserta sekaligus memikul tanggung jawab pengamanan bersama unsur terkait. Kehadiran mereka di lapangan adalah jaminan ketenangan: memastikan setiap gerakan berjalan tertib, mengantisipasi segala hal agar kenyamanan dan kekhidmatan acara tetap terjaga utuh bagi seluruh hadirin.
TUGAS MULIA: MENJAGA PERSATUAN DAN MENGISI KEMERDEKAAN
Dalam pesan yang menggugah kesadaran, Kapolres Soppeng menegaskan bahwa momen penurunan bendera sore ini bukan sekadar penutup seremonial, melainkan panggilan jiwa yang mendalam.
“Penurunan Sang Merah Putih ini bukan sekadar mengakhiri rangkaian upacara hari ini. Ini menjadi pengingat abadi bahwa kemerdekaan yang kita nikmati dibangun di atas darah dan keringat para pendahulu. Maka menjadi tugas suci kita bersama untuk menjaga persatuan, menciptakan suasana aman yang kondusif, dan mengisi kebebasan ini dengan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar AKBP Hari Budiyanto dengan nada yang tegas namun menyentuh relung hati.
Upacara pun berakhir tepat waktu dalam keadaan yang sangat terpuji: aman, lancar, tertib, dan menyisakan kebanggaan mendalam di setiap dada yang memandang langit senja itu.
Hms

0 Komentar