TIPIKORNEWS.COM, KOLAKA UTARA, SULAWESI TENGGARA - 29 AGUSTUS 2026 Ada perubahan yang kini terlihat jelas dan dirasakan sepenuh hati oleh warga Desa Musiku. Debu yang dahulu beterbangan di sepanjang jalan tani kini telah sirna berganti permukaan yang rata dan kokoh. Jurang yang dahulu memisahkan kini telah dijembatani, menyatukan langkah warga menuju masa depan yang lebih cerah. Inilah wajah baru Desa Musiku, yang lahir berkat kepedulian, sinergi, dan kerja sama yang tulus.
Dari Debu yang Mengganggu, Menjadi Jalan yang Membawa Harapan
Dua jalur jalan tani yang dulunya penuh debu dan sangat menyulitkan pergerakan warga, kini telah dipengeraskan dengan baik. Udara yang dahulu kelabu, kini kembali jernih. Setiap langkah petani yang berangkat ke ladang, setiap kendaraan yang melintas, kini terasa jauh lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
"Jalan tani yang dulunya sangat meresahkan masyarakat karena berdebu, sekarang masyarakat pengguna jalan sudah menikmati dan sudah merasa nyaman dalam berkendara," ujar Dedi Kadir, tokoh masyarakat yang turut menyaksikan perubahan ini dari hari ke hari.
Tak hanya jalan, satu jembatan pun kini berdiri tegak melintasi aliran yang dahulu menjadi penghalang. Warga tak lagi khawatir saat musim penghujan tiba. Jembatan itu bukan sekadar bangunan beton, melainkan lambang kebersamaan yang menjembatani harapan.
"Dulu belum ada jembatan, kini jembatan telah berdiri dan dinikmati segenap masyarakat. Sungguh, suasana Desa Musiku kini jauh lebih baik dibandingkan masa-masa yang lalu," tambahnya dengan mata berbinar penuh syukur.
Terima Kasih yang Mengalir Tulus Kepada Perusahaan Tambang dan Pemerintah
Kepala Desa Musiku, Ajid, menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga. Tiga titik pembangunan satu jembatan dan dua ruas jalan tani — dapat terwujud dengan baik berkat kepedulian dana Program Pemberdayaan Masyarakat dari perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kecamatan Batu Putih. Dukungan Bupati Kolaka Utara pun menjadi pendorong yang membuat segala proses berjalan lancar hingga selesai.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak Pemilik Perusahaan Tambang di Kecamatan Batu Putih. Berkat bantuan dana PPM, jembatan dan jalan tani di desa kami dapat terbangun dengan baik. Tak lupa, penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Kolaka Utara atas dukungan penuh yang beliau berikan. Inilah buah dari kepedulian bersama," ungkap Kepala Desa Ajid dengan penuh haru.
Pesan Mulia: Jaga Karya Ini Sebagai Warisan Bersama
Di tengah rasa syukur yang meluap, Kepala Desa Ajid turut menyampaikan pesan yang menyentuh hati segenap warga. Pembangunan yang telah terwujud ini adalah amanah, yang harus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan turun-temurun.
"Mari kita rawat dan jaga bersama jalan serta jembatan ini. Agar bantuan yang telah diberikan oleh perusahaan tambang melalui dana PPM dapat bertahan lama, dan manfaatnya terus kita nikmati bersama hingga ke anak cucu kelak," pesan Ajid, mengajak warga menjaga apa yang telah menjadi milik bersama.
Karya Nyata Adalah Bukti Terindah dari Sebuah Kepemimpinan
Para tokoh masyarakat pun tak ingin ketinggalan menyampaikan apresiasinya. Pembangunan ini menjadi bukti bahwa ketika tangan bergandengan perusahaan peduli, pemerintah mendukung, dan pemimpin desa bekerja tulus maka perubahan indah pasti akan lahir.
"Terima kasih kepada Bapak Pemilik Perusahaan, Bapak Bupati Kolaka Utara, dan terkhusus kepada Bapak Kepala Desa Musiku, Bapak Ajid. Kinerja beliau telah membuktikan bahwa hasil kerja nyata adalah ucapan terindah seorang pemimpin. Atas nama seluruh masyarakat Desa Musiku, kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga," tutup Dedi Kadir mewakili segenap warga.
Jalan telah terbentang mulus, jembatan telah menyambungkan harapan. Semoga kebaikan yang telah ditanam di Desa Musiku kelak tumbuh menjadi keberkahan yang abadi.
Meliput: Dedi Kadir
(TIPIKORNEWS.COM 29 Agustus 2026)

0 Komentar