Tipikornews.com Simalungun, 13 September 2025 – Kapolres Simalungun kembali membuktikan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam mempererat sinergitas TNI-Polri. Kali ini, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., hadir langsung dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri Gelombang-II TNI-AD Tahun 2025, sebuah momen bersejarah yang menegaskan soliditas kedua institusi penjaga keamanan negara.
Kehadiran Kapolres Simalungun di acara prestisius ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari tekad bersama untuk menjaga keutuhan NKRI dan memperkuat koordinasi antar lembaga keamanan. "Kehadiran kami adalah simbol soliditas TNI-Polri yang harus terus kita pupuk dan perkuat," tegas AKBP Marganda Aritonang, Sabtu (13/9/2025).
Upacara penutupan pendidikan yang khidmat ini digelar di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/BB, Kota Pematang Siantar, dan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto. Sebanyak 2.300 prajurit muda infanteri resmi dilantik dan siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
"Momentum ini sangat penting bagi TNI-AD, dan kami dari Polri merasa bangga dapat menjadi bagian dari acara ini," ungkap Kapolres Simalungun. Kehadiran para petinggi TNI dan Polri, serta dukungan dari pemerintah daerah, semakin menegaskan komitmen bersama dalam membangun SDM pertahanan yang berkualitas.
Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kehormatan TNI dan menjadi prajurit yang profesional, rendah hati, serta dekat dengan rakyat. Pesan ini menjadi bekal berharga bagi para tamtama muda dalam menjalankan tugas ke depan.Acara dilanjutkan dengan jamuan makan malam yang penuh keakraban, menjadi ajang silaturahmi antara jajaran TNI dan Polri. "Pertemuan informal ini semakin mempererat hubungan personal dan profesional antar institusi," ujar AKBP Marganda Aritonang.
Kapolres Simalungun menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus diimplementasikan dalam setiap kesempatan. "Kami akan selalu hadir dalam setiap momentum penting TNI sebagai wujud soliditas hubungan kedua institusi dalam menjaga kedaulatan NKRI," pungkasnya dengan penuh keyakinan.
Kehadiran Kapolres Simalungun dalam upacara penutupan pendidikan tamtama infanteri ini adalah bukti nyata bahwa sinergitas TNI-Polri adalah harga mati. Soliditas kedua institusi adalah fondasi utama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.
Samhadi Purba Tambak


0 Komentar