Gema Rampak Bedug Semarakkan Istiqlal Halal Walk 2025

Tipikornews.com Jakarta – Kemeriahan Istiqlal Halal Walk 2025 mencapai puncaknya dengan Gema Rampak Bedug yang menggema di Masjid Istiqlal. Lomba Rampak Bedug ini menjadi wadah pelestarian seni budaya Islam Indonesia, menampilkan bedug dalam dimensi baru: ekspresi seni yang memadukan kekompakan, kekuatan, dan kreativitas.

Peserta dari berbagai latar belakang—sekolah, komunitas seni, sanggar budaya—berlomba menampilkan yang terbaik. Ribuan pengunjung yang hadir memadati area Masjid Istiqlal, memberikan dukungan meriah bagi setiap penampilan. 

Rizka, panitia penyelenggara, menekankan bahwa acara ini adalah wujud komitmen Masjid Istiqlal dalam melestarikan tradisi Islam. “Istiqlal bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat kebudayaan Islam yang terbuka,” ujarnya.

Rampak bedug, yang berakar kuat di Banten, awalnya berfungsi sebagai penanda waktu salat dan media syiar Islam. Kini, ia berkembang menjadi seni pertunjukan kolektif yang menekankan kebersamaan, gotong royong, dan nilai-nilai religius.

Tim Pemuda Hijrah MAN 10 Jakarta menyatakan kebanggaannya bisa berkontribusi dalam seni Islami. “Rampak bedug adalah sarana mempererat persaudaraan,” kata salah satu anggotanya. Aldi dari Sanggar Pamanah Rasa Pandeglang Banten menambahkan, “Kami ingin menjaga warisan budaya Islam agar tidak hilang.” 

Istiqlal Halal Walk 2025 berhasil menggabungkan literasi halal dengan pelestarian seni tradisi, menjembatani generasi muda dengan akar budayanya. Kegiatan ini diharapkan terus menghidupkan kesenian islami agar tetap relevan dan dicintai lintas generasi.

 Red

0 Komentar