PROF. SUTAN NASOMAL GEBRAK! DESAK PRESIDEN TURUN TANGAN USUT TUNTAS SKANDAL LAPAS BALIGE!

Tipikornews.com Balige, Toba - Skandal dugaan praktik ilegal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Balige kembali mencoreng wajah hukum Indonesia! Pengakuan mantan narapidana, Herman R. Hutapea, tentang "permainan kotor" di dalam Lapas Balige dan sejumlah Lapas lain di Indonesia, memicu reaksi keras dari pakar hukum internasional sekaligus ekonom, Prof. Dr. Sutan Nasomal. 

Dengan nada geram, Prof. Sutan Nasomal mendesak Presiden Republik Indonesia untuk tidak tinggal diam dan segera memerintahkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) untuk melakukan investigasi menyeluruh. 

"Ini bukan sekadar masalah lokal! Ini adalah potret buram dari rapuhnya pengawasan di Lapas!" tegas Prof. Sutan Nasomal dalam pernyataannya di Jakarta, menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak dan online, Selasa (21/8/2025). "Pamungkasnya ada di tangan Presiden! Perintahkan Menkumham dan Dirjen PAS untuk turun langsung, bersih-bersih di Lapas Balige dan seluruh Lapas di Indonesia! Pecat pejabat yang terlibat tanpa ampun!" 

Pengakuan Herman R. Hutapea, eks napi asal Laguboti, Kabupaten Toba, tentang peredaran ponsel untuk penipuan digital, narkoba, hingga setoran rutin yang melibatkan oknum pejabat rutan, bukan isapan jempol belaka. Kesaksiannya diperkuat dengan bukti berupa video, tangkapan layar, laporan polisi, serta surat pernyataan bermaterai!

"Lapas yang seharusnya menjadi tempat pembinaan, justru menjadi sarang kriminal baru! Ini adalah masalah struktural yang harus segera ditangani!" seru Prof. Sutan Nasomal. "Jika tidak ditindak, wibawa negara dan kepercayaan publik terhadap sistem hukum akan hancur berkeping-keping!" 

Prof. Sutan Nasomal menyarankan langkah konkret: 

1. Investigasi menyeluruh oleh Kemenkumham dan Dirjen PAS.

2. Pembersihan struktural terhadap oknum yang terbukti terlibat.

3. Reformasi pengawasan untuk mencegah berulangnya praktik serupa.

4. Sanksi tegas hingga pencopotan pejabat tinggi yang lalai atau berkolusi. 

"Jika kasus ini ditangani serius, pemerintah berpeluang memperkuat citra hukum dan pemasyarakatan yang berintegritas. Namun jika diabaikan, dampaknya akan memperlemah legitimasi penegakan hukum sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya mafia di balik jeruji!" tegas Prof. Sutan Nasomal. "Kasus ini adalah lagu lama yang harus segera diakhiri! Razia berkelanjutan harus dilakukan agar kejadian di LP Balige tidak terulang!"

 Tim

Nara Sumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal SH MH (Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, Pendiri Pondok Pesantren ASS SAQWA PLUS)


 

 


0 Komentar