Tipikornews.com JAMBI - Sekitar kurang lebih ratusan kepala keluarga RT 08 Parit Ilahi, Desa Lumahan, kecamatan Sanyerang, Kabupaten Tanjabbar , Propinsi Jambi kembali menyuarakan keluhan terkait infrastruktur yang dinilai belum terselesaikan dengan baik.
Salah satu permasalahan yang mencuat adalah pemasangan lampu penerangan di lorong yang masih belum tuntas, serta ruas jalan rabat beton yang hanya sebagian kecil telah terealisasi.
Ketua RT 08, Rofik Umurona, mengungkapkan bahwa pemasangan lampu di lorong tersebut terhenti pada enam titik, sementara beberapa titik lainnya masih belum dipasang hingga kini.
“Ini jelas tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Penerangan jalan di lorong ini sangat penting, terutama untuk keselamatan dan kenyamanan warga pada malam hari. Pemasangan lampu jalan ini yang tertunda ini membuat sebagian lorong tetap gelap,” tegas Rofik saat ditemui di kediamannya, Kamis, (19/02/2025).
Selain masalah penerangan, proyek jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 1 kilometer juga belum rampung.
Warga setempat merasa kecewa dengan lambatnya penyelesaian proyek tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi warga,petani sering terlambat membawa hasil tani mereka kepasar oleh karena itu warga meminta Kepada pemerintah agar jalan rusak tersebut cepat diperbaiki.
“Jalan ini sangat vital, tetapi hingga kini baru sebagian yang diaspal. Kami berharap pemerintah daerah segera menuntaskan proyek ini agar aktivitas warga tidak lagi terganggu,” tambah Rofik.
Normalisasi parit di RT 08 Parit Ilahi juga menjadi perhatian khusus bagi warga.
Menurut mereka, parit yang selama ini digunakan untuk mengalirkan air sering tersumbat, menyebabkan banjir kecil ketika hujan deras melanda.
Rofik menyebut bahwa normalisasi parit tersebut sudah lama dijanjikan oleh pemerintah daerah, namun hingga saat ini belum ada tindakan yang nyata.
“Parit ini sudah sering kali jadi masalah. Setiap kali hujan deras, air meluap karena sumbatan yang tidak ditangani dengan baik.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, yang meskipun enggan menyebutkan nama mereka, berharap agar masalah infrastruktur ini bisa segera diselesaikan. Menurut mereka, fasilitas umum seperti penerangan jalan, kondisi jalan yang baik, serta saluran air yang lancar merupakan kebutuhan mendasar yang harus diprioritaskan oleh pemerintah kabupaten.
“Kami merasa sudah cukup bersabar. Namun, jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, tentu akan mempengaruhi keseharian warga di sini. Kami harap pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan warga di lapangan, dan segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan semua ini jangan pura-pura buta dan tuli ,” ungkap salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya.
Rofik Umurona, sebagai Ketua RT 08, menegaskan bahwa dirinya bersama warga akan terus menyuarakan aspirasi ini hingga pemerintah daerah mengambil tindakan yang nyata.
“Kami tidak akan berhenti sampai semua permasalahan ini diselesaikan.
Sudah saatnya pemerintah daerah lebih memperhatikan kebutuhan kami di sini.
Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal keamanan dan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Dengan berbagai keluhan yang disampaikan, masyarakat RT 08 Parit Ilahi berharap adanya perhatian lebih dari pihak terkait agar proyek-proyek infrastruktur yang terbengkalai dapat segera dirampungkan. Mereka berharap, dalam waktu dekat, masalah lampu penerangan, jalan rabat beton, serta normalisasi parit bisa segera diselesaikan, demi kenyamanan dan keamanan bersama.
Kaperwil provinsi jambi: Apriandi St Tj Paris Sumbar
0 Komentar