DPRD Gelar Rapat Paripurna Sikapi Posisi Pimpinan Pemerintah Kota Bandung


Tipikornews.com-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda "Pengumuman Pemberhentian Wali Kota Bandung Karena Meninggal Dunia," pada Kamis (16/12/2021) besok.

Seperti diketahui, Wali Kota Bandung Oded M. Danial meninggal dunia ketika hendak menjadi khatib salat Jumat di Masjid Mujahidin, Kota Bandung, Jumat (10/12/2021) lalu.

Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengatakan bahwa keputusan menggelar rapat paripurna tersebut berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung, Rabu (15/12/2021).

"Maka rencananya besok kita melaksanakan Rapat Paripurna pukul 15.30 WIB dengan agenda pemberhentian wali kota Bandung karena meninggal dunia. Hal tersebut sudah disepakati dalam rapat Badan Musyawarah hari ini," tuturnya, di Gedung DPRD Kota Bandung.

Menurut Tedy, pelaksanaan Rapat Badan Musyawarah tersebut sebagai bentuk respons cepat DPRD Kota Bandung agar pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat Kota Bandung tidak mengalami kemandekan, karena terbatasnya kewenangan pelaksana tugas (Plt) wali kota.

Berdasarkan ketentuan Pasal 79 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyatakan Pemberhentian Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah diumumkan oleh Pimpinan DPRD dalam Rapat Paripurna.

Setelah menggelar rapat paripurna, tahapan selanjutnya adalah mengirimkan surat pemberhentian wali kota Bandung yang meninggal dunia kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui gubernur Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, surat tersebut juga berisi tentang pemberhentian Yana Mulyana sebagai wakil wali kota Bandung.

Ia berharap seluruh proses tersebut akan berjalan lancar hingga terbitnya Keputusan Menteri tentang Penetapan Pemberhentian Wakil Wali Kota Bandung dari Menteri Dalam Negeri.

"Nanti kita sampaikan surat keputusan hasil rapat paripurna besok terkait pemberhentian wali kota Bandung yang wafat atau meninggal dunia, sekaligus mengusulkan wakil wali kota Bandung menjadi wali kota Bandung kepada gubernur Provinsi Jawa Barat dan Kemendagri," ucapnya.

Tahapan selanjutnya yakni menunggu jawaban dari Kemendagri terkait keputusan penetapan pemberhentian wali kota Bandung karena meninggal dunia, dan memberikan keputusan pengangkatan wakil wali kota Bandung sebagai wali kota Bandung.

"Kami akan kembali menggelar Rapat Paripurna untuk mengusulkan pengangkatan wakil wali kota menjadi wali kota definitif dan pemberhentian wakil wali kota," ujarnya.

Selanjutnya, dari hasil Rapat Paripurna tersebut pihaknya akan menyampaikan surat usulan ke menteri Dalam Negeri melalui gubernur Jawa Barat perihal usulan pengesahan pengangkatan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjadi wali kota definitif dan pemberhentian sebagai wakil wali kota.

"Setelah terbitnya Kepmendagri dimaksud, maka wali kota Bandung definitif bisa dilantik oleh gubernur Jawa Barat," ujarnya. (h.dprd.bdg)

Posting Komentar

0 Komentar