Program Training Center , Kader Anti Narkoba Unsil Audiensi Ke BNNK


Tipikornews.com-
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menerima audiensi dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kader Anti Narkotika (KAN) Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, bertempat di ruang rapat BNNK Ciamis. Kamis (18/11/2021).

“Sebanyak 22 orang kader melaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengenal dan menambah wawasan tentang narkoba, juga program kerja BNN dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba serta ikut berperan aktif untuk meminimalisir meluasnya jaringan penyalahgunaan khususnya bagi kader,” ucap Ketua Umum UKM KAN Popong Puspitasari.

“Selain itu juga kedatangan UKM KAN melaksanakan program training center yang yang tahun ini merupakan gabungan dari departemen PSDM yang berfokus pada pengenalan lembaga dan departemen pengabdian masyarakat yang berfokus pada Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”, jelas Popong.

Adapun tema kegiatan kali ini yaitu “Meningkatkan Wawasan Mahasiswa dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

“Mudah-mudahan dengan datangnya UKM KAN ke BNNK Ciamis akan mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang baru tentang Narkoba, yang akan menjadi bekal untuk berperan aktif dalam penanggulangan narkoba khususnya di kampus Unsil dan sekitar lingkungan para kader sesuai kemampuan masing-masing”, harap Popong.

Selanjutnya Kepala BNNK Ciamis Engkos Kosidin yang didampingi oleh Kasubag Umum dan Ketua Tim Pemberantasan, menyampaikan apresiasi kepada para Kader yang telah menyempatkan hadir untuk beraudiensi dengan BNNK Ciamis.

“Ini merupakan bukti peran aktif dari KAN Unsil dalam menanggulangi masalah narkoba”, ujar Engkos.

Dalam penanganan narkoba diperlukan peran dari seluruh unsur lapisan masyarakat, Instansi Pemerintah, Swasta, BUMN, BUMD, termasuk lingkungan pendidikan dimana kampus ada di dalamnya.

Penanganan narkoba menurut Engkos harus dilakukan secara komprehensif dengan berbagai pendekatan baik dari sisi pencegahan, pemberantasan hingga rehabilitasi.

“Diharapkan dengan hasil kunjungannya akan mendapatkan informasi dan wawasan baru tentang bahaya narkoba, sehingga diharapkan akan terbentuk daya tangkal pada diri mahasiswa guna mampu menolak penyalahgunaan narkoba”, ungkap Engkos. (tn/h.jbr)

Posting Komentar

0 Komentar