Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul, SIP., M.Si, Pendidikan Politik Bagi Perempuan

TIPIKORNEWS.COM-
Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul, SIP., M.Si, mengatakan pentingnya peran perempuan dalam kancah perpolitikan. Hal tersebut dikatakan Rizal pada kegiatan pendidikan politik bagi Kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kecamatan dan kelurahan se-kota Bandung, di Hotel Fox Harris, Bandung, Rabu, (5/5/2021).

Pelatihan politik tersebut diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Bandung Oded M Danial, serta ketua TP-PKK Kota Bandung, ketua KPU Kota Bandung, kepala Kesbangpol Kota Bandung, kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Darma Wanita Persatuan Kota Bandung, dan peserta pelatihan.

Rizal mengapresiasi misi Kesbangpol melalui pelatihan yang akan digelar selama dua hari tersebut. Menurut Rizal, perempuan perlu melek politik, dikarenakan kaum perempuan pun menjadi pengubah tatanan di masyarakat.

"Saya berterimakasih pada ibu-ibu yang telah menjadi penggerak di daerah masing-masing. Pelatihan politik ini penting, karena perlu sekali parlemen dengan kehadiran wanita di kancah perpolitikan, diperlukan mindset ibu-ibu untuk diubah, bahwa politik tidak kotor, tidak hanya laki-laki saja. Kita ubah citra politik, karena politik bisa mengubah tatanan masyarakat," ujar Rizal.

Selain itu, Rizal peserta pelatihan tersebut untuk mendukung kaum perempuan yang telah ada di parlemen.

"Kaum perempuan, ibu-ibu menjadi satu ujung tombak komunikasi di keluarga, mudah-mudahan bisa juga mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitarnya tentang politik. Tidak harus selalu menjadi dewan. Setidaknya kita mendukung kader perempuan yang sudah ada di parlemen," kata Rizal.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial pun mengapresiasi acara tersebut. Ia mengatakan masih minimnya kaum perempuan dalam mengambil kebijakan politik.

"Kekuatan sebuah kota pondasi ada dalam kekuatan politik, karena menampung aspirasi setiap rakyatnya. Persoalannya, masih minimnya partisipasi politik atau melek politik dari kaum wanita untuk berpartisipasi dalam mengambil kebijakan. Maka apresiasi yang telah mengadakan acara pelatihan tersebut," kata Oded.

Ketua Kesbangpol, Bambang Sukardi mengatakan, maksud dan tujuan dari pelatihan politik tersebut adalah upaya agar kader TP-PKK bisa memahami dan berpartisipasi dalam demokrasi politik.

"Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan, di mana warga punya hak setara dalam ambil keputusan yang mengubah masa depan semua. Begitu pun perempuan punya hak yang sama, dengan kaum laki-laki, tanpa diskriminasi. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi buat kader, untuk sosialisasikan di lingkungan keluarga atau ke lingkungan sekitarnya. Juga sebagai upaya agar kader lebih memahami dan berpartisipasi dalam demokrasi politik, yang ada di wilayah masing-masing,” ujar Bambang. h.dprd.bdg

Posting Komentar

0 Komentar