BPK Sampaikan Hasil Pemeriksaan Atas LK WMU TH 2020 dalam 39th Session Of Board Of Governors’ Meeting WMU

TIPIKORNEWS.COM-
Sebagai pemeriksa eksternal Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization (IMO), Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) memenuhi undangan Board of Governors World Maritime University (WMU) untuk hadir dalam 39th Session of Board of Governors' Meeting yang diselenggarakan pada 17 Mei 2021 secara virtual. Kehadiran BPK dalam pertemuan ini merupakan bentuk implementasi dari International Standards on Auditing (ISA) 260, dimana pemeriksa eksternal disyaratkan untuk mengomunikasikan isu-isu penting yang ditemukan dalam proses pemeriksaan kepada Those Charged with Governance (TCWG), dalam hal ini adalah Board of Governors WMU.

Delegasi BPK yang hadir adalah Wakil Ketua BPK, Agus Joko Pramono, Bahtiar Arif selaku Penanggung Jawab Pemeriksaan, R. Yudi Ramdan Budiman selaku Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan, Selvia Vivi Devianti selaku Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional, Nanik Rahayu selaku Pengendali Teknis Pemeriksaan Keuangan, Endra Noviandy Sujadi selaku Ketua Tim Pemeriksa, Kusuma Ayu Rusnasanti selaku Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Adinda Aan Fertina selaku Kepala Subbagian Kerja Sama Multilateral, serta Tim Pemeriksa WMU yang terdiri dari Rika Susanthi, Danu Puspa Widagdo, Yusminarni Syam Zendrato, dan Muh. Abdur Rohman.

Wakil Ketua BPK, pada kesempatan tersebut menyampaikan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan (LK) WMU Tahun Anggaran 2020. Disebutkan bahwa adanya pandemi Covid-19 telah mengakibatkan penurunan terhadap pendapatan dan belanja WMU, yaitu sebesar 2,2% dan 17,46%. Selanjutnya, meskipun terjadi penurunan surplus pada tahun 2020, rasio keuangan utama WMU (seperti rasio lancar, rasio kas, dan rasio operasi) menunjukkan bahwa WMU memiliki kemampuan untuk memenuhi semua kewajiban lancarnya.

Wakil Ketua BPK kemudian menjelaskan bahwa walaupun banyak tantangan dalam pelaksanaan audit di masa pandemi, BPK telah mengembangkan prosedur auditnya untuk mengurangi risiko audit yang dihadapi. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa audit yang dilaksanakan BPK tetap memenuhi standar dan berkualitas tinggi.

Selanjutnya, Wakil Ketua BPK menyampaikan bahwa LK WMU Tahun Anggaran 2020 memperoleh opini wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan tersebut telah disajikan secara wajar dan sesuai dengan International Public Sector Accounting Standards serta Financial Regulation dan Rules yang dimiliki oleh WMU. Sebagai bagian dari proses pemeriksaan, BPK juga memeriksa sistem pengendalian internal WMU, terutama yang digunakan untuk mengelola manajemen keuangan dan menghasilkan laporan keuangan. Dari pemeriksaan ini, BPK memberikan beberapa rekomendasi untuk perbaikan pada empat area utama, yaitu manajemen teknologi informasi, kebijakan dan proses akuntansi, manajemen investasi, dan pengelolaan perjalanan dinas.

Tercatat bahwa sejak 2015, 88% rekomendasi pemeriksaan telah selesai dilaksanakan dan 12% masih dalam proses. Untuk itu, dalam kesempatan ini, BPK mengharapkan perhatian Board of Governors WMU untuk senantiasa mendukung Manajemen WMU dalam menindaklanjuti rekomendasi pemeriksaan. Hal ini penting untuk mengukur efektivitas pemeriksaan yang dilakukan, baik oleh BPK maupun pemeriksa eksternal sebelumnya.

Sementara itu, WMU Chancellor, Kitack Lim dan anggota Board of Governors WMU menyampaikan apresiasi atas pemeriksaan yang telah dilakukan BPK. Diharapkan rekomendasi yang diberikan dapat sepenuhnya dilaksanakan oleh WMU demi peningkatan kualitas sistem pengendalian internal WMU, serta perbaikan tata kelola dan praktik-praktik yang telah dijalankan selama ini. h.bpk

Posting Komentar

0 Komentar