Wagub Ajak Kiai dan Asatidz Berkolaborasi Bangun SDM Jabar

TIPIKORNEWS.COM-
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pondok pesantren merupakan salah satu komponen pembangunan karenanya para santri harus mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan.

"Saya mengajak para kiai dan asatidz untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jabar baik dari segi akhlak, amal, maupun kemandirian serta kemampuan bermasyarakat," katanya.

Menurut Wagub, dalam membangun Jawa Barat ini bisa dilakukan dengan cara meningkatkan syariat, ibadah, kokohkan rumah tangga dan ketaatan dalam berbangsa dan bernegara serta meningkatkan semangat ahlussunnah wal jamaah.

"Kami pun perlu kolaborasi dengan para kiai dan asatidz agar tidak ada sekat dengan pemerintah. Target kami tidak hanya pembangunan fisik dan infrastruktur, tapi juga pada pembangunan akhlak manusianya," ucapnya.

Wagub menyatakan, Program Santri Tani (Santani) Jabar Juara termasuk salah satu program yang mendorong santri agar memiliki keahlian, khususnya di bidang pertanian dengan harapan dapat memotivasi para santri untuk mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus kemandirian ekonomi di lingkungan sekitarnya.

"Bangunlah kemandirian ekonomi sehingga pesantren tidak hanya mengandalkan sumbangan dari masyarakat saja, tapi pondok pesantren juga bisa berdaulat. Urusan duniawi dan ukhrawi harus berjalan beriringan, ini sejalan dengan visi Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, Jabar Juara Lahir Batin," ujarnya.

Wagub juga berpesan kepada para santri agar belajar dengan sungguh-sungguh serta menunjukkan budi pekerti luhur sehingga bermanfaat bagi manusia lainnya. Karena dengan sungguh-sungguh dalam menggali ilmu pengetahuan sekaligus ilmu agama, para santri di Jabar juga mampu menggali potensi diri dan bisa bersaing secara global.

"Santri asal Jabar harus bisa jadi ulama internasional. Berdakwah ke seluruh penjuru dunia, maka para santri pun harus berwawasan global," imbuh Wagub, saat menyerahkan bantuan paket sembako dan alat pertanian Program Santani Jabar Juara bagi Pondok Pesantren Miftahul Huda At Taqwa di Desa Nangewer, Kec. Darangdan, Kab. Purwakarta, Jumat (28/08/20).

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda At Taqwa Pepen Kurnia mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Jawa Barat demgan harapan program Santani ini mampu mendorong kemandirian para santri khususnya dan pondok pesantren pada umumnya.

"Kamiberharap Pemprov Jabar bisa terus bersinergi dengan pondok pesantren dan para kiyai untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin. Dan program Santani menjadi kekuatan bahwa santri luar biasa. Santri pun mudah-mudahan bisa jadi ujung tombak kepemimpinan di masa depan," ujarnya. (Tn/prov.jbr)

Posting Komentar

0 Komentar