DPRD Bandung Minta Pemkot Optimalkan Potensi Aset Daerah

TIPIKORNEWS.COM-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, meminta Pemerintah Kota Bandung untuk mengoptimalkan potensi aset daerah. Hal tersebut merupakan rekomendasikan dalam Rapat Kerja Badan Anggaran (Bangar) Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Inspektorat dan Bagian Hukum tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PjP) APBD Tahun anggaran 2019, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, , Bandung, Senin (3/8/2020).

Anggota Bangar DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, SP, mengatakan, tidak terealisasinya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung tahun 2019, karena tidak dioptimalkannya potensi aset daerah.

"Masih banyak potensi yang belum optimal. Seperti penghasilan tower Rp 1,5 miliar, hanya dikenakan retribusi sebesar Rp 2,8 juta. Begitu pun masalah reklame, masih banyak yang retribusinya tidak terawasi, begitu juga pasar. Banyak potensi yang bisa menghasilkan, karena potensi PAD dari OPD ini sangat besar," jelas Yudi.

Sebelumnya, Inspektorat Kota Bandung melakukan pembahasan temuan dalam Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019. Di antaranya ialah masih banyak PAD dengan persentasi rendah dan masih adanya masalah yang terulang dari tahun ke tahun misalnya salah kode rekening dalam laporan. Terdapat juga temuan SDM bendahara yang kurang mumpuni dalam akuntansi, capaian pajak reklamen masih jauh dari yang ditetapkan, dan yang lainnya.

Melihat hal tersebut, Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., MM., meminta Pemkot Bandung tidak terjebak dalam rezim belanja daerah. Namun harus melihat pendapatan potensi daerah.

"Catatan bagi Pemkot Bandung adalah masih terjebak dalam rezim belanja, sehingga tidak berbasis potensi pendapatan. Semoga catatan ini menjadi evaluasi untuk memperhatikan pendapatan berbasis potensi yang ada, bukan untuk diturunkan tapi memang betul-betul meningkatkan atau mengoptimalkan potensi," ujar Tedy.

Dia pun mengapresiasi kinerja Inspektorat yang telah membuat tindaklanjut dalam menangani penggunaan anggaran Kota Bandung. (Tn/dprd.bdg)

Posting Komentar

0 Komentar