Pjs Dirut PD Kebersihan Kota Bandung, Gun Gun Saptari Hidayat: Sampah Ditengah Pandemi Covid-19

TIPIKORNEWS.COM- 
Ditengah pandemi virus covid-19, petugas kebersihan tetap bekerja menjaga kebersihan kota. Meski ada kekhawatiran terhadap penularan virus covid-19, namun tanggung jawab terhadap tugasnya lebih besar dari ketakutan terhadap ancaman virus. Hal ini terlihat dari aktifnya tiap hari petugas kebersihan membersihkan sampah di Kota Bandung. 

Keberadaan petugas kebersihan jarang mendapatkan apresiasi, tapi bisa dibayangkan jika para petugas kebersihan mengikuti imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH), sampah-sampah akan menumpuk, lingkungan jadi tercemar dan mengakibatkan munculnya wabah penyakit baru selain covid-19. Jadi kita dapat simpulkan ada profesi lain selain tenaga medis yang memiliki peranan dalam perang melawan covid-19 yaitu petugas kebersihan. 

Semenjak pandemi covid-19 mewabah di Kota Bandung, berbagai antisipasi dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) bersama seluruh lapisan masyarakat. Termasuk kebijakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Setiap hari dari masa PSBB hingga new normal, petugas kebersihan Kota Bandung terus beroperasi mengambil sampah masyarakat. Ucap Pjs Dirut PD Kebersihan Kota Bandung, Gun Gun Saptari Hidayat.
Dimasa PSBB, petugas kebersihan mengambil lebih banyak sampah rumahan dibandingkan sebelumnya. Sebab banyaknya masyarakat yang tetap tinggal dirumah. Memasuki masa new normal ini, sampah rumah tangga menurun akibat telah banyak masyarakat yang beraktivitas diluar rumah. 

Dalam kondisi pandemi covid-19 ini, para petugas kebersihan kota diwajibkan menggunakan masker sekali pakai, sepatu boot dan sarung tangan karet sesuai aturan standar keamanan bekerja. Perlengkapan tersebut sudah digunakan para petugas kebersihan sejak masa awal pandemi covid-19 di Kota Bandung. "Terutama bagi petugas angkutan sampah, masker sekali pakai dan sarung tangan karet dan sepatu boot pakai wajib digunakan. Karena petugas kebersihan berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan akibat terpapar langsung pembuangan sampah," Ujar Gun gun. 

Ia menjelaskan, usai bekerja, seluruh peralatan yang digunakan juga dilakukan prosedur disinfeksi. "Penyemprotan disinfektan kami lakukan pada unit angkutan, baik angkutan tenaga kebersihan maupun angkutan sampah. Sekadar diketahui kita hanya bertugas melakukan untuk penanganan sampah yang berfokus sampah rumah tangga, bukan sampah disinfeksi. Karena hanya pihak tertentu dan khusus yang menanganinya," Jelas Gun gun.
Menurut Gun gun, ada sedikit perlakukan beda bila petugas menemukan masker bekas dibanding sampah lainnya. "Agar masker bekas tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh orang lain dengan tujuan tertentu, sesuai prosedur maka masker tersebut dipotong-potong dengan gunting dan kemudian dimusnahkan," Kata Gun gun. 

DLHK Serta PD Kebersihan Ciptakan Kebersihan Kota 

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta PD Kebersihan terus melakukan upaya pembersihan Kota Bandung sebagai Ibukota Provinsi Jawa Barat. Bahkan, ratusan pasukan kuning (Petugas Kebersihan) telah disiapkan guna menjaga kebersihan Kota Bandung. 

Petugas kebersihan tersebar di seluruh wilayah di Kota Bandung. Walaupun menjalankan tugas, setiap hari petugas kebersihan tetap diberikan arahan dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan saat melaksanakan tugas di lapangan. "Setiap hari mereka telah dijadwalkan membersihkan kota dengan alat memadai. Dan, selama covid-19, mereka yang bertugas juga menggunakan APD sebagai antisipasi. Hal ini diperlukan arena petugas kebersihan adalah garda terdepan tentang kebersihan Kota Bandung," kata Syahriani Fikri Subina Kasi Peningkatan Kapasitas dan Edukasi DLHK.
Syahriani mengaku, langkah demi langkah telah dilakukan demi kebersihan dan keindahan Kota Bandung. Tidak hanya menyiapkan mobil pengangkut sampah, Bajai Kaisar dari Bank Sampah Bandung, pasukan kebersihan tersebar di seluruh sudut Kota Bandung dengan alat yang lengkap, seperti; mesin babat, sapu garuk dan lainnya. "Peralatan sudah disiapkan untuk membersihkan sepanjang jalan Kota Bandung. Setiap hari sesuai jadwal mereka harus bertugas," jelas Syahriani. 

Dalam pelaksanaannya di lapangan, kata Syahriani, petugas kebersihan dibagi empat sif. Ada yang bertugas waktu pagi, siang, sore, dan malam hari. Sampah-sampah yang telah dibersihkan, lalu dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Syahriani juga berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memulai hidup bersih dari diri sendiri. Hal ini menjadi perlu, karena untuk menciptakan Kota Bandung sebagai kota bersih dan sehat tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja tapi kesadaran masyarakat juga sangat diperlukan. 

Himbauan Untuk Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan 

Terkait ketertiban dan buang sampah sembarangan di masa kondisi pandemi covid-19, Gun gun menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Agar masyarakat juga dapat meningkatkan kesadarannya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat juga diminta untuk disiplin dan mempunyai kesadaran yang tinggi bahwa sampah yang dibuang harus pada tempatnya.
Sesuai surat himbauan Wali Kota Bandung, menurut Gun gun Selain menjaga Kebersihan dan Kesehatan, juga mengajak masyarakat agar tetap menjalankan himbauan pemerintah. ”Dengan mengurangi aktivitas diluar rumah serta menghindari keramaian, jaga kebersihan dengan selalu bercuci tangan," himbaunya. 

Gun gun juga menjelaskan, hal yang paling terpenting adalah banyak mengkonsumsi buah-buahan dan minum air mineral dibarengi dengan olahraga teratur. “Jangan Panik dan tetap menjaga kesehatan, kebersihan, konsumsi buah-buahan, minum air mineral dan berolahraga secara teratur,” jelas Gun gun. (Tn)

Posting Komentar

0 Komentar