Pansus 1 DPRD, Sentra Jeans Cihampelas Harus Jadi Ikon Kota Bandung

TIPIKORNEWS.COM-
Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung meminta sentra jeans Cihampels dipertahankan dan dikembangkan. Pasalnya, sentra jeans Cihampelas sudah menjadi Ikon Kota Bandung.

Hal tersebut, menjadi salah satu pon pembahasan Rapat Kerja Pansus 1 dengan Bappelitbang, Distaru, DPKP3, DLHK, Disdagin, Disbudpar, Bagian Hukum dan Tim Penyusun Naskah Akademik dalam membahas finalisasi Raperda Tentang Perubahan Perda No. 18 Tahun 2011 Tentang RTRW Kota Bandung Tahun 2011-2031, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Senin (20/7/2020).

Dalam Raker tersebut, anggota Pansus 1, Sandi Muharam, S.E, mempertanyakan karakter Kawasan Strategis Kota (KSK) Cihampelas. Dia melihat sudah terjadi pergeseran menjadi sentra pakaian.

"Apakah karakter Cihampelas itu sebagai wisata belanja (pakaian), tidak jeans dan kuliner? Sebenarnya KSK Cihampelas itu banyak kegiatannya. Tapi karena paling banyak pakaian, jadinya sentra pakaian. Jangan sampai ikon jeans yang sudah meluas ini hilang," jelas Sandi.

Usaha mempertahankan perdagangan jeans di KSK Cihampelas, bisa menunjang pariwisata di Kota Bandung, tanpa mengurangi perdagangan lainnya yang sudah ada di KSK Cihampelas.
"Ikon jeans di Cihampelas sudah lama dan meluas. Jjika dihilangkan, secara tidak langsung menghilangkan ikon Kota Bandung. Jeans Cihampelas merupakan potensi besar yang bisa menarik wisatawan dari luar Kota Bandung. Ikon jeans itu jagan dihilangkan. Tapi kita memulihkan icon ini lebih baik lagi, dengan tidak mengurangi produk lain yang muncul," papar Sandi.

Menurut Sandi, Pemerintah Kota juga perlu membuat ketegasan dengan membuat kebijakan dan komitmen dalam mendukung pengembangan sentra perdagangan jeans di KSK Cihampelas.

"Ini bisa didukung oleh Perda ini (RTRW), bisa didukung dengan pembangunan, pelatihan, suport kebijakan untuk icon ini untuk menunjang pariwisata. Karena sudah menjadi ikon yang dikenal luas. Amanat pasal 60 dalam RTRW ini selain dipertahankan, tapi juga dikembangkan," jelas Sandi.

Anggota Pansus 1 lainnya, Riantono, ST., M.Si, meminta selain Perda RTRW, Pemerintah Kota harus melindungi usaha jeans di Cihampelas dengan berbagai program.

"Peraturan Walikota juga harus ada yang melindungi usaha jeans di cihampelas. Tidak hanya di Perda RTRW. Sebuah amanat selain Perda, juga Pemkot harus hadir memberikan pelayanan program terkait yang sudah tertuang Perda RTRW.

“Jangan sampai Dinas terkait ikut tren, namun kita juga harus memelihara atau memperkuat kembali yang sudah ada, membuat koordinasi antar dinas. Ini adalah sebuah tantangan," papar Riantono. (Tn/dprd.bdg)

Posting Komentar

0 Komentar