LKPJ Walikota Bandung TA 2019 Mulai Dibahas dan Dievaluasi Pansus 4

TIPIKORNEWS.COM-
Panitia Khusus (Pansus) 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung yang membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Bandung 2019 mulai membahas dan mengevaluasi kinerja Walikota Bandung selama satu tahun anggaran di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi Nomor 30, Bandung, Senin (4/5/2020).

Rapat kerja Pansus 4 DPRD Kota Bandung ini berlangsung di tengah wabah Covid-19 dan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), diikuti oleh sejumlah anggota Pansus 4 dan mitra kerja, baik secara langsung maupun melalui fasilitas teleconference.

Anggota Pansus 4, Aries Supriyatna menyebut LKPJ tersebut hanya penyerapan anggaran saja. “Yang di laporan hanya penyerapan anggaran, namun tidak pada realisasi target atau kemanfaatan program dari masyafakat. Harus ada juga indikator pemanfaatan dalam pelaksanaan kinerja tersebut. Sehingga target bisa bagus dan terukur.” kata Aries.

Sebelumnya dalam dokumen LKPJ Wali Kota Bandung 2019, dijelaskan bahwa persentasi pencapaian APBD Kota Bandung 2019, dari target yang dibebankan sebesar Rp 7.341 triliun, daya serap anggaran yang tercapai hanya Rp 6.328 triliun atau 86.20 persen.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengakui bahwa masih ada persoalan indeks kepuasan masyarakat. “Diakui presentasi RTH (Ruang Terbuka Hijau) masih lambat, masih ada indikator lama seperti genangan air banjir. Kalo berbicara capaian kinerja, ada angka yang diklaim sudah tercapai. Namun indeks kepuasan masyarakat masih jadi persoalan, begitu juga tingkat angka kemacetan, dan kawasan kumuh belum ada kepuasan dari masyarakat,” jelas Ema.

Ema melanjutkan, indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung sudah di angka 80 persen. “Dari indikator RPJMD, dari 25 ini sudah tercapai 20, artinya sudah di angka 80 persen.” Kata Ema.Anggota Pansus 4 lainnya, Heri Hermawan mengatakan, misi RPJMD harus dikaitkan dengan visi Kota Bandung. “Visi Bandung itu janji kepala daerah. Ketika 2023, visi itu haruslah terwujud. Dari lima visi Kota Bandung, harus ada keterkaitan misi program dalam mendukung visi tersebut. Dan buatlah indikator kinerja sasaran.” Kata Heri. (tn/dprd.bdg)

Posting Komentar

0 Komentar