Nottingham adalah Kota di Inggris, "Kota Penuh Gua Bawah Tanah yang Misterius"

Hak atas foto Eric Sasono Image caption Patung legenda Robin Hood di halaman kastil di kota Nottingham.
TIPIKORNEWS.COM-
Nottingham adalah kota di Inggris yang penuh rahasia: para penduduknya telah menggali gua di kota itu selama 1.700 tahun.

Lebih dari 500 gua telah ditemukan – dan sebuah proyek baru disiapkan untuk membongkar rahasia kota itu.

Dikenal sebagai kota asal Robin Hood legenda yang tinggal di hutan Sherwood, Nottingham juga merupakan kota dimana terdapat lebih dari 500 gua buatan manusia.

Digali di batu pasir yang lembut, gua-gua ini menceritakan kisah yang terbentang ratusan tahun, mulai dari para biarawan abad pertengahan hingga Raja Henry VIII.

Dan sebuah app – yang memberikan rincian puluhan gua dan sejarahnya, akses informasi, foto-foto, panorama 360 derajat serta video 3D – bertujuan untuk membuka dunia bawah tanah ini kepada para pengunjung.
Hak atas foto Visit England Image caption Salah satu dari ratusan gua di bawah tanah kota Nottingham.
Acuan pertama mengenai labirin yang ada di bawah kota Nottingham bertanggal abad kesembilan, ketika area yang bernama Tigguo Cobauc – Bahasa Welsh Anglo-Saxon untuk “tempat adanya gua-gua”.

Nama itu diberikan untuk kota itu oleh biarawan pengembara yang bertemu dengan penduduk setempat yang tinggal di dalam gua.

Sekitar 1.200 tahun kemudian, nama ini masih berlaku, dengan beberapa terowongan terletak di bawah bangunan yang modern.

The City of Caves, jaringan gua bawah tanah terbesar Nottingham dibuka untuk umum persis di bawah Pusat perbelanjaan Broadmarsh .

Labirin tempat penyamakan kulit, terowongan untuk menghadapi serbuan udara dan perumahan kumuh, merupakan bagian tertua dari City of Caves berasal dari abad keempat Masehi.

Penduduk awal kota ini menggali lapisan batu pasir yang empuk untuk membentuk tempat yang nyaman untuk tidur – suhu udara di dalam gua 16 derajat celcius sepanjang tahun.
Hak atas foto Visit England Image caption Jaringan gua yang dinamai City of Caves ini tercatat sejak abad keempat masehi.
Pada abad kelimabelas, orang tak lagi tinggal di dalam gua, tetapi gua-gua itu beralih tugas sebagai lubang limbah – digunakan untuk menyuburkan pertanian kota dan pembuangan sampah dari proses penyamakan kulit.

Tempat pengolahan kulit City of Caves – satu-satunya pengolahan kulit bawah tanah – mungkin juga telah menyelamatkan kota Nottingham dari salah satu periode paling kelam sejarah.

Kota itu merupakan salah satu dari sedikit tempat di Inggris yang bebas dari wabah dan dipercaya bahwa gua tempat pengolahan kulit ini membuat tikus pembawa wabah tak bisa bersarang dan beranak pinak di sana.

Kemampuan gua ini dalam menyelamatkan nyawa tak terbatas pada wabah saja.

Sebagai tempat pembuatan amunisi, Nottingham mengalami pengeboman dahsyat selama Perang Dunia II.

Karena cocok untuk menahan gempuran bom, sebanyak 86 gua diubah jadi penampungan saat serangan udara. Gua-gua batu pasir ini menyelamatkan ribuan jiwa.
Hak atas foto Eric Sasono Image caption Ye Olde Trip to Jerusalem, rumah minum tertua di Inggris, dibangun tahun 1189.
Beberapa gua dan jalur bawah tanah digunakan untuk keperluan yang agak berbeda. Mortimer’s Hole, yang terkenal ada di bawah Nottingham Castle dan dibangun tahun 1067 dan telah berubah bentuk selama bertahun-tahun.

Jalur bawah tanah dengan 300 anak tangga yang seram menurun dari kastil menuju ke penginapan dan rumah minum tertua di Inggris, Ye Olde Trip to Jerusalem, yang dibangun tahun 1189.

Terowongan ini mengambil nama dari Sir Roger Mortimer yang bersama dengan Queen Isabella, dikabarkan telah membunuh suami Isabella, raja King Edward II dan mengambil tahta untuk mereka sendiri.
Hak atas foto Visit England Image caption Suasana di dalam Ye Olde Trip to Jerusalem
Pada suatu malam tanggal 19 Oktober 1330, Raja Edward III muda dan sekelompok pendukung setianya memasuki terowongan.

Ia masuk ke kamar ibunya dan memergoki pasangan tersebut. Sir Roger lalu digantung di Tower of London; Isabella, lolos dari dihukum lebih ringan, dan diasingkan.

Namun ada bangunan yang tak semegah Nottingham Castle punya gue bawah tanah. “Jika Anda mengelola pub di kota, mungkin Sembilan dari sepuluh ada gua di bawahnya. Gua ini ada dimana-mana,” kata Tom Flynn, manajer Bell Inn, salah satu pub tertua kota Nottingham.

Dari studi sejarah, terbukti bahwa biarawan lokal Carmelite membangun rumah minum di lokasi di tahun 1420.
Hak atas foto Visit England Image caption Salah satu jalan masuk ke jaringan gua di bawah Kastil Nottingham.
Gue di bawah The Bell Inn, yang cukup besar untuk berlanjut hingga ke gedung sebelah, mencakup juga dua sumur yang digunakan oleh para biarawan untuk membuat minuman beralkohol mereka.

The Bell Inn berada di tangan para biarawan hingga dibubarkannya biara-biara oleh Raja Henry VIII di tahun 1539; pada saat itu, rumah minum itu berubah menjadi tempat minum sekuler.

Selama Perang Dunia War II, sebagian dari pembangunan di dalam gua dilakukan oleh Kementrian Pertahanan, yang berharap untuk menggunakannya sebagai perlindungan dari bom – rencana yang mereka ubah sesudah menemukan sebuah sungai yang mengalir di dinding belakang.

Kini, gua di the Bell digunakan untuk menyimpan minuman keras seperti bir dan anggur dan pipanya naik hingga ke bar.

Sementara gua di the Bell terang dan terasa hidup, suasana agak seram ada di gua di bawah tempat minum Ye Old Salutation Inn, yang bertahun 1425.

Gua di The Salutation terdiri dari batu-batuan yang dipahat membentuk lorong, sel dan kamar-kamar serta perapian semua dibangun di saat berbeda: jaman pertengahan Medieval, Georgian dan Victorian.
Hak atas foto Eric Sasono Image caption Ye Olde Salutation Inn yang dibangun 1240 dan konon berhantu.
Bahkan ada kisah tentang hantu, seorang anak kecil bernama Rosie.

Di salah satu sudut tergelap, pengunjung meninggalkan minuman, kelereng dan boneka untuknya. “Saya skeptis dalam soal hantu, tapi ada hal-hal di dalam pub ini yang bikin saya bertanya-tanya,” kata manajer Terry Webster.

Pada pukl 6:20 suatu pagi, Webster mengatakan ia sedang turun ke bawah pub ketika mendengar suara langkah kaki dan batuk.

Ia berpikir bahwa staf tadi malam lupa mengunci pintu, maka ia turun ke bar untuk memergoki siapa gerangan orang tersebut, tapi taka da yang ia temukan. Gambar rekaman video di dalam bar juga memperlihatkan tak ada siapa-siapa di sana.

Dengan segala macam cerita tentang gua bawah tanah ini – kecuali soal hantu – dibuatlah proyek Nottingham Caves App, sebagai hasil dari pekerjaan Trent & Peak Archaeology.

Manajer proyek Dr Paul Johnson mengatakan bahwa ada sekitar 500 gua di Nottingham dan 76 diataranya telah diteliti dan dicatat dengan rinci.

Tim masih belum bisa mencatat sebanyak mungkin gua seperti yang diharapkan semula karena ternyata gua-gua itu lebih rumit daripada yang diduga.

"Kami tak hanya mencatat struktur gua. Kami juga merekam hal seperti coretan di dinding, bentuk-bentuk ukiran dan hal seperti itu,” kata Johnson.

“Maka waktu yang digunakan untuk mengerjakannya berlipat ganda dengan cepat."
Hak atas foto Eric Sasono Image caption Papan nama Ye Olde Salutation Inn mengisahkan sejarah rumah minum ini.
Sekalipun demikian, selagi survey tim menemukan bukti pernah adanya klub para pria terhormat, tempat bermain bowling, taman musim panas dan ruang industrial.

Johnson mengatakan rencana dijalankan untuk meneruskan pemetaan dan merekam gua-gua itu dengan bantuan para relawan setempat.

Sesudah menjalani latihan di ruang tertutup dan teknik merekam sederhana, para relawan akan bergerak dan bicara kepada para pemilik gedung, mengidentifikasi gua-gua baru dan – jika aman – pergi ke sana dan melengkapi survey mereka.

Mereka berharap untuk memulai pekerjaan pada paruh kedua tahun 2016.

Pada akhirnya, idenya adalah membuka dunia bawah tanah kota Nottingham ini untuk para pengunjung – guna memberi kesempatan bagi banyak orang untuk menghargai sejarah unik yang bisa ditemukan di bawah sebuah kota.

Cerita ini merupakan bagian dari BBC Britain – serangkaian cerita yang berfokus pada eksplorasi pulau besar yang unik ini, satu demi satu. (Tn/sumber.bbc.ina)

Anda bisa membaca artikel ini dalam bahasa Inggris di sini A haunted hidden world of caves dan artikel sejenis tentang wisata dan perjalanan di BBC Travel.

Posting Komentar

0 Komentar