Drh. Arsyad, Tidak Ada Dana Khususon Untuk Perjalanan Dinas Kepala Dinas

TIPIKORNEWS.COM-
Sulit rasanya ada oknum PNS yang diduga melanggar aturan atau melakukan kesalahan dalam tugasnya untuk berkata secara jujur bahkan berani mengakui kesalahannya, ibarat kata pepatah mana ada maling yang mau ngaku, bisa penuh itu penjara dan tak perlu ada lagi Polisi dengan Jaksa kalau semua maling jujur.

Hal itu tampak terlihat dari keterangan yang disampaikan Drh.Arsyad selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan saat di konfirmasi diruang kerjanya Rabu (11/03/20) minggu lalu, dari keterangan yang disampaikannya pada wartawan kami, dia (Arsyad-red) tidak mengakui kalau dirinya diduga telah melakukan pemotongan dana perjalanan dinas pegawainya, bahkan dirinya mengatakan untuk uang perjalanan dinas tersebut tidak ada pajaknya.

Menurut sumber kami, uang perjalanan dinas yang diterimanya setelah dipotong pajak lalu dipotong lagi oleh kantor yang besar potongannya lebih dari 20% atau lebih besar dari potongan pajak, dari dua keterangan itu terdapat perbedaan, tentu salah satunya ada yang berbohong, tinggal publiklah yang menilai siapa yang jujur dan siapa yang berdusta.

Dalam pertemuan pada hari itu Rabu (11/03/20) wartawan kami tidak melakukan wawancara secara khusus akan tetapi hanya mengkonfirmasi tentang pemberitaan yang telah dilansir media tipikornews.com yang telah ditayangkan dengan judul "Oknum Kepala Dinas , Diduga Melakukan Pungli Dana Perjalanan Dinas Pegawainya".

Karena sejak berita itu ditayangkan wartawan kami sangat sulit untuk bertemu dengan Kepala Dinas untuk melakukan klarifikasi sehingga pada kesempatan itu wartawan kami mengunakan momentum tersebut untuk menggali informasi berkenaan dengan berita sebelumnya, agar dapat diperoleh keberimbangan dalam penyajian berita dan tidak terkesan sepihak atau tendensius.

Drh. Arsyad mengatakan bahwa Kepala Dinas itu tidak ada biaya khususon untuk perjalanan dinas, seperti Presiden, Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang ada hanya biaya tukin, (tunjangan kinerja-red) dan untuk menutupi kegiatan lain-lainya dari mana seperti menerima tamu dan lainainnya, ya itu sebisa-bisanya PPTK / PPK dan Bendaharalah dinas untuk mengondisikannya agar semua bisa berjalan.

Ditambahkan Arsyad dirinya meminta pada wartawan kami untuk menghentikan pemberitaan miring di lingkungan dinas peternakan dan kesehatan hewan yang dipimpinnya, bahkan dirinya juga mengatakan ia juga merupakan bagian dari wartawan karena yang bersangkutan mengaku memiliki KTA wartawan namun tidak dijelaskannya dari media mana KTA yang dimilikinya berasal, wartawan kami menyanggah pengakuan yang bersangkutan, "Seseorang itu tidak cukup hanya memiliki KTA Pers bisa dikatakan sebagai wartawan tapi dia harus secara rutin dan terus menerus menulis berita itu baru bisa disebut sebagai wartawan," ujar wartawan kami pada yang bersangkutan, yang bersangkutan diam.

Dibagian lain setelah Arsyad bertemu dengan wartawan kami, info yang kami terima dari sumber yang dapat dipercaya diduga seluruh stafnya dikumpulkan Arsyad secara tertutup untuk membahas persoalan tersebut, bahkan ada oknum pegawai dinas peternakan menelpon wartawan kami menanyakan siapa sumber yang memberikan informasi bahwa adanya dugaan pemotongan dana perjalanan dinas tersebut, karena ada seorang staf perempuan dilingkungan mereka yang dicurigai telah membocorkan prihal tersebut pada wartawan, namun wartawan kami mengatakan pada sang penelpon agar kepala dinas tidak perlu panik apa lagi sampai menekan bawahannya, kalau dia benar dan tidak melakukan hal yang dimaksud kenapa harus takut, ujar wartawan kami menjawab telpon oknum pegawai tersebut dan tetap merahasiakan nara sumber yang telah memberikan informasi padanya.

Sebelum berita ini dibuat wartawan kami sempat mengirimkan Chat Via WA (Whatsapp) Drh. Arsyad untuk memberikan sanggahan atau hak jawab tambahan darinya, namun dirinya meminta alamat resmi redaksi www.tipikornews.com, dirinya akan menulis surat resmi tentang hak jawabnya, untuk selanjutnya dirinya meminta tidak lewat WA, wartawan kami menjelaskan bahwa redaksi sudah menunjuk atau meng SK kan perwakilan dan biro diwilayah masing-masing daerah, silahkan kirimkan surat kesana atau silahkan buka Website kami www.tipikornews.com, ujar wartawan kami menjawab wa Drh.Arsyad Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan, Senin (16/03/20) pukul14.09 WIB.(Tn/Sai)

Posting Komentar

0 Komentar