Oknum Kepala Dinas, Diduga Melakukan Pungli Dana Perjalanan Dinas Pegawainya

TIPIKORNEWS.COM Lampung Selatan- 
Satu persatu mulai terkuak kebobrokan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan, bagaimana tidak selain bantuan kekelompok- kelompok ternak yang diduga sarat dengan pungutan liar (pungli-red) ada juga dugaan pungutan liar dibeberapa sektor kegiatan baik itu pada bantuan barang maupun pelayanan jasa perizinan dan lain -lain. 

Yang lebih parahnya lagi adanya dugaan pungutan liar tersebut terjadi dan justru dialami oleh para pegawai dilingkungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan itu sendiri. 

Keterangan tersebut diperoleh wartawan tipikornews.com dari beberapa sumber yang dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan kebenarannya, mereka adalah sebagai ASN dilingkungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamoung Selatan, sebelum mereka membeberkan modus pungutan liar (pungli) yang dialami mereka, masing-masing dari mereka meminta kepada wartawan kami untuk merahasiakan atau tidak dituliskan namanya dalam pemberitaan kecuali hal tersebut akan berlanjut keranah hukum mereka bersedia untuk dijadikan sebagai saksi. 

Dalam keterangan sumber kami, mereka tidak bisa menolak adanya pemotongan atau setoran yang diambil dari biaya perjalanan dinas mereka, justru kalau mereka protes malah tidak dikasih perjalanan dinas, pernah ada salah satu ibu-ibu sebut saja namanya (Mrs.X-red) yang protes karena potongannya terlalu besar akhirnya potongannya dikurangi 5% dari sebelumnya tapi ya masih besar juga nilainya, belum lagi ditambah untuk bayar pajak yang itu memang wajib dibayarkan ke kas negara ditambah dengan bayar pajak, jadi totalnya hampir mencapai 50% uang yang hilang tidak diterima pegawai dari biaya perjalanan dinas tersebut. 

Mereka juga mengatakan pada wartawan kami bahwa oknum pimpinan mereka itu terkenal rakus dan pelit bahkan kalau ada masalah dibawah, dirinya ( oknum kadis-red) sering lepas tangan dan bahkan tak segan numbalin anak buahnya. 

Masih dari sumber yang dapat dipercaya bahkan ada bantuan dari tahun 2017 hingga tahun 2019 yang telah lalu, yang mestinya gratis tapi oleh oknum pegawai dinas peternakan dan kesehatan hewan diduga meminta uang jasa dari anggota masyarakat yang telah mendapatkan pelayanan dari mereka, dan masih banyak lagi dugaan pungli yang terjadi di lingkungan dinas tempat mereka bernaung. 

Masih dari sumber kami, pada zaman Bupatinya Zainuddin Hasan atau sebelum Plt.Bupati Nanang Hermanto sekarang ini, bendahara-bendahara dinas sempat disumpah pocong agar tidak melakukan pemotongan biaya perjalanan dinas, tapi sumber kami mengatakan semestinya yang disumpah pocong itu kepala dinas bukan bendahara, karena menurutnya bendahara itu diperintahkan kepala dinas untuk memotong biaya perjalanan dinas tersebut. 

Dibangian lain wartawan kami mencoba mengkonfirmasi langsung ke nomor 081221003xxx WhatsAppnya Drh Arsyad selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan, karena yang bersangkutan kalau ditelepon tidak pernah mau diangkatnya, wartawan kami mengirimkan pesan WhatsApp yang isinya, "menanyakan benarkah ada dugaan pemotongan biaya perjalan dinas yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Dinas terhadap pegawainya", namun sampai berita ini ditayangkan, wartawan kami belum juga menerima jawaban atau balasan darinya. (Tn/Sai)

Posting Komentar

0 Komentar