Cegah Kesenjangan Gender Digital, Kominfo Gandeng WWWF dan A4AI

TIPIKORNEWS.COM-
Aktifitas di dunia internet menjadi pendorong penting ekonomi digital serta perkembangan sosial dan ekonomi. Namun, ada beberapa aspek yang menjadi pusat perhatian saat ini dari perkembangan kesenjangan digital global, yakni kesenjangan gender digital. 

Sekretaris Ditjen Aplikasi Informatika (Sesditjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sadjan, menyatakan Kementerian Kominfo juga turut berperan aktif dalam mengurangi kesenjangan gender digital dengan menghadirkan infrastruktur telekomunikasi.

“Indonesia telah melaksanakan beberapa proyek strategis dalam rangka menciptakan backbone pembangunan telekomunikasi melalui Palapa Ring. Juga percepatan digitalisasi ekonomi, kami juga punya program pengembangan 1000 Startup dan lain sebagainya,” jelasnya saat mewakili Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan dalam Lokakarya #eSkill4PolicyMaker Regional Asia, di Jakarta, Selasa (18/02/2020).
Sesditjen Sadjan, menyebutkan jumlah pengguna internet di Indonesia sekitar 150 juta jiwa menjadikan Tanah Air sebagai mesin digital di wilayah Asia Tenggara. “Saat ini, indonesia merupakan negara yang paling aktif dengan nomor urut 5 secara digital di dunia. Indonesia juga menjadi pasar terbesar ke-4 untuk Facebook dan Instagram. Sekitar 40 persen orang Indonesia merupakan pengguna WhatsApp,” tuturnya. 

Sadjan menjelaskan, digitalisasi di Indonesia telah berkembang pesat. Jika dikalkulasi secara keseluruhan, pengguna internet menghabiskan rata-rata lebih dari 8 jam waktu online setiap hari. “Tidak mengherankan bahwa kita menghabiskan sebagian besar waktu online kita di YouTube, Facebook, Instagram atau WhatsApp,” ucapnya.

Kegiatan lokakarya #eSkill4PolicyMaker regional Asia yang digelar World Wide Web Foundation dan Alliance for Affordable Internet (A4AI) mendapatkan dukungan penuh Ditjen Aptika Kementerian Kominfo sebagai Co-Host. Selain itu, lokakarya juga didukung oleh Kementerian Federal untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman. (Tn/Keminfo).

Posting Komentar

0 Komentar