Pencairan DAK Bantuan Hibah Barang Selesai Di Akhir Tahun 2019

TIPIKORNEWS.COM, Lampung Selatan - Kendati program bantuan hibah barang tersebut ditanda tangani oleh Bupati tertanggal 2 Juli 2019, namun pencairan dana termen ketiganya baru selesai dipenghujung bulan Desember 2019 yang lalu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan mengucurkan DAK dana bantuan hibah barang melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang tertuang dalam SK.Bupati Lampung Selatan Nomor : B/48/IV.23/HK/2019, tertanggal 2 Juli 2019, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2019. Besar dana yang disalurkan sebesar Rp. 2.933.425.000,- (Dua Miliar Sembilan Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Empat Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah).

Dari konfirmasi yang dilakukan wartawan kami terhadap Ir. Suranto Adi, MM selaku Kabid Sapras Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan belum lama ini, dirinya mengatakan bahwa ada beberapa kegiatan yang dibiayai dari dana tersebut diantaranya 17 Unit Sumur Bor, 5 Unit Embung dengan besar anggaran Rp. 2.750.500.000,- (Dua Miliar Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), ke dua kegiatan itu dilaksanakan secara swakelola, selain itu ada juga kegiatan ternak Kambing 5 Kelompok, Ternak Itik 5 Kelompok dan Mesin Tetas 6 unit, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp. 182.925.000,- (Seratus Delapan Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah), pelaksanaan kegiatannya dengan cara melalui rekanan.

Sedangkan mekanisme pencairan dananya ditransfer langsung ke rekining kelompok yang dibagi tiga tahap atau tiga termen, (termen pertama 25% tahap kedua 45% dan tahap ketiga 30%).

Ditempat terpisah wartawan kami mengkonfirmasi tentang kegiatan tersebut dengan mengirimkan beberapa pertanyaan melalui WhatsApp ke Toyib Setyadi, S.Pt selaku PPK dari kegiatan tersebut, satu pertamyaan yang tidak dijelaskannya tentang berapa prosentasi dana yang dicairkan dalam tahapan pertermennya malah dirinya mengarahkan wartawan kami untuk membaca Permenkau Nomor 121 Tahun 2018 tentang DAK.

Dari penelusuran wartawan kami kebeberapa kelompok penerima bantuan dilapangan muncul rumor yang kurang sedap, bahwa adanya dugaan kutipan tidak resmi atau pungli dari kegiatan tersebut oleh beberapa oknum ASN , sampai berita ini diturunkan tim kami masih menggali dan mengumpulkan keterangan dan pernyataan dari berbagai pihak termasuk pada oknum ASN untuk kami jadikan petunjuk awal dari dugaan tersebut sebagai alat bukti permulaan. (Sai)

Posting Komentar

0 Komentar