Kapuspen TNI : Perlu Menjalin Hubungan Kemitraan TNI dengan LKBN Antara

TIPIKORNEWS.COM - Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi didampingi oleh Kabid Media Center Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Dr. Edys Riyanto, M.Si. dan Kasubbid Liputan & Publikasi Bidpenum Puspen TNI Letkol Sus Aidil, S.S., M.Si. melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama bidang penerangan ke Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan No 17, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019)

Kehadiran Kapuspen TNI beserta rombongan disambut oleh Direktur Pemberitaan LKBN Antara Akhmad Munir, Redaktur Pelaksana I Budi Setiawanto, Redaktur Pelaksana III Saptono, Redaktur Senior Ade P. Marboen, GM Layanan Media dan Komunikasi Direktorat Pemasaran Jaka Sugiyanta dan Kepala Redaksi Video Jafar Sidik.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Pemberitaan LKBN Antara, Akhmad Munir menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi beserta rombongan dan selanjutnya memperkenalkan para staf yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya untuk mempererat hubungan silaturahmi yang sudah terjalin selama ini serta meningkatkan kerja sama yang baik untuk ke depannya. "Sebagai kemitraan TNI diharapkan terjalin komunikasi dua arah serta dapat membantu dalam menyampaikan program-program TNI melalui pemberitaannya," ucapnya.

Selanjutnya Kapuspen TNI menjelaskan bahwa dalam tahun politik, TNI menyatakan sikap netral dan siap untuk menyukseskan pelaksanan Pemilu yang akan datang. Menurutnya, apa-apa yang telah dilakukan oleh TNI perlu untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia. "Dalam hal ini, antaranews.comdapat mempublikasikan kepada masyarakat Indonesia", ujarnya.

Di sisi lain, Kapuspen TNI mengatakan tentang sejak bergulirnya reformasi menjadi pintu gerbang demokrasi bagi negara Indonesia. Seiring dengan itu, TNI pun turut melakukan reformasi. "Dengan demikian, hingga saat ini TNI terus menjaga dan tidak akan mencederai demokrasi", tegasnya.

Menanggapi pertanyaan Redaktur Antara tentang kelebihan personel TNI pada level Perwira Menengah (Pamen) berpangkat Kolonel dan Perwira Tinggi (Pati), Kapuspen TNI mengatakan bahwa hal itu merupakan permasalahan yang berlangsung cukup lama dikarenakan tidak adanya penataan sistem kenaikan pangkat. Penyelesaian masalah tersebut dilakukan untuk jangka panjang.

"Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P telah menjadikan permasalahan ini dalam 11 program prioritas yaitu sebagai pembinaan SDM dengan menata masa dinas kenaikan pangkat. Contohnya, memperpanjang masa kenaikan pangkat dari Kolonel ke Bintang Satu, semulanya 24 tahun menjadi 26 tahun. Diharapkan 5 tahun akan datang sudah dapat diselesaikan", terangnya. (TN/Puspen.TNI)

Posting Komentar

0 Komentar