Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Jalan Akses Menuju Bandara NYIA di D.I Yogyakarta

TIPIKORNEWS.COM - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) Spesifik dalam rangka meninjau progres pembangunan Bandara NYIA (New Yogyakarta International Airport), Di Yogyakarta, pada (26/10/2018) . Kunker yang dipimpin oleh Anggota Komis V DPR RI, Sigit Sosiantomo, meninjau Jalan Nasional akses menuju Bandara NYIA juga didampingi oleh Direktur Jembatan, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Iwan Zarkasi, dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Achmad Herry Marzuki.

Kementerian PUPR mendukung pembangunan infrastruktur jalan yang menuju bandara NYIA dengan panjang jalan akses menuju bandara tersebut sekitar 1.300 meter dengan nilai Owner Estimate Rp. 311,85 miliar, TA. 2018: Rp. 75 miliar dan TA. 2019 : 236,85 miliar, serta dana pembangunan underpass NYIA menggunakan dana SBSN.

Anggota Komis V DPR RI, Sigit Sosiantomo mengatakan, fokus kunjungan ini dalam rangka memastikan proses pembangunan dan infrastruktur pendukung NYIA yang sudah dilakukan Ground breaking oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 Januari 2017 lalu. Sehingga nantinya akan memberikan kemudahan dalam mobilitas penumpang dan logistik untuk kebutuhan masyarakat Jogja.

Direktur Jembatan, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Iwan Zarkasi, yang turut mendampingi, mengatakan diperlukan kebutuhan infrastruktur jalan yang memadai untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dari dan juga menuju bandara.

“Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) merupakan jalur yang digunakan sebagai jalan akses bandara terkena dampak pembangunan bandara, maka kami sedang melakukan kajian dalam menentukan rute alternatif JJLS bagi masyarakat yang melewatinya,” kata Iwan.

Sementara itu, Kepala BBPJN VII, Achmad Herry Marzuki menambahkan, untuk mendukung operasional terbatas tahun 2019, rencananya akan dilakukan peningkatan ruas Jalan Sindutan-Congot sepanjang 0,55km serta Jalan Demen-Glagah sepanjang 2,60km sebagai pengalihan dari JJLS. “Ruas jalan tersebut nantinya bisa digunakan saat bandara mulai beroperasi di tahun 2019,” ujar Herry.

Bandara NYIA yang akan beroperasi sekitar akhir April 2019, merupakan bandara yang terletak di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Luas terminalnya mencapai 180.000 meter persegi. Progres pembebasan lahan hingga saat ini pada inlet/outlet underpass masih dalam penyelesaian.

Nantinya sesuai dengan luasan lahan tersebut, Bandara NYIA mampu menampung 21 pesawat domestik dan 2 pesawat internasional untuk parkir. Sementara itu, meskipun belum 100 persen selesai, bandara NYIA ini dirancang agar mampu melayani lalu lintas 14 juta penumpang dalam satu tahun pada tahap awal pembangunan. (tn/kemen.pupr)

Posting Komentar

0 Komentar