Sinergi Demi Aksi, KPK Menggerakkan Komunitas Ciptakan Perubahan

TIPIKORNEWS.COM - Jambore komunitas antikorupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi ditutup pada Rabu (24/10) di gedung BP PAUD & DIKMAS Sulawesi Selatan, Makassar.

Kegiatan dengan tema “Sinergi Demi Aksi” ini telah berhasil memberi percikan baru untuk komunitas-komunitas pegiat antikorupsi dari seluruh Indonesia.

Setelah menggelar rangkaian kegiatan seperti diskusi capaian peserta terpilih, diskusi pencapaian dari gerakan pemberdayaan masyarakat, workshop bersama para pakar dan expo komunitas dan lembaga mitra, kegiatan ini berhasil mengajak komunitas-komunitas untuk menyusun draft Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari hasil konsolidasi selama tiga hari.

Dari hasil pleno, ada tiga fokus RTL yang akan mereka lakukan, yaitu mengenai politik, dana desa, dan integritas. Masing-masing komunitas akan menyusun RTL yang nantinya akan di isi kedalam platform integrity.id sebagai sebuah syarat mendapatkan sertifikat.

Dari 66 peserta yang hadir, Ilmal Satriani dari komunitas obat manjur (Orang Hebat Main Jujur) berhasil terpilih menjadi salah satu peserta terfavorit. Gerakan pemberdayaan Gembung Pulang Kampung mendapat banyak apresiasi. Gembung Pulang Kampung (Gemar Menabung Demi Pulang ke Kampung halaman) ini merupakan gerakan yang telah dilakukan di tahun 2015 kepada TKI yang berada di Serawak, Malaysia. Gerakan ini membantu setiap TKI yang kesulitan untuk pulang ke Indonesia. Gerakan ini mengajarkan para TKI untuk menabung sejak dini melalui media botol plastik yang dihias. Ini merupakan salah satu cerminan nilai-nilai integritas : sederhana dan kerja keras.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif merasa bangga bisa hadir ditengah pemuda-pemuda hebat yang terpilih untuk mengikuti kegiatan ini. Menurutnya Indonesia beruntung masih memiliki anak-anak muda yang hebat dan peduli dengan kondisi negaranya. Ia pun berharap sinergi yang dibangun lewat kegiatan ini bisa memberikan perubahan.

“KPK berharap dapat melaksanakan pencegahan dengan merangkul seluruh komunitas yang berperan aktif melakukan pencegahan korupsi” ujar Syarif saat menghadiri Jambore Komunitas Anti-korupsi Selasa (23/10).

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Jambore Komunitas Anti-korupsi, diharapkan akan semakin banyak pemuda berani yang bersinergi untuk melakukan aksi-aksi pencegahan korupsi demi Indonesia yang bebas dari Korupsi. (tn/kpk.go.id)

Posting Komentar

0 Komentar